Proses Pembentukan Karakter Pada Anak

Proses Pembentukan Karakter Pada Anak

Karakter tidak dapat dibentuk dengan cara mudah dan murah. Dengan mengalami ujian dan penderitaan jiwa karakter dikuatkan, visi dijernihkan, dan sukses diraih ~ Helen Keller
Suatu hari seorang anak laki-laki sedang memperhatikan sebuah kepompong, eh ternyata di dalamnya ada kupu-kupu yang sedang berjuang untuk melepaskan diri dari dalam kepompong. Kelihatannya begitu sulitnya, kemudian si anak laki-laki tersebut merasa kasihan pada kupu-kupu itu dan berpikir cara untuk membantu si kupu-kupu agar bisa keluar dengan mudah. Akhirnya si anak laki-laki tadi menemukan ide dan segera mengambil gunting dan membantu memotong kepompong agar kupu-kupu bisa segera keluar dr sana. Alangkah senang dan leganya si anak laki laki tersebut.Tetapi apa yang terjadi? Si kupu-kupu memang bisa keluar dari sana. Tetapi kupu-kupu tersebut tidak dapat terbang, hanya dapat merayap. Apa sebabnya?
Ternyata bagi seekor kupu-kupu yang sedang berjuang dari kepompongnya tersebut, yang mana pada saat dia mengerahkan seluruh tenaganya, ada suatu cairan didalam tubuhnya yang mengalir dengan kuat ke seluruh tubuhnya yang membuat sayapnya bisa mengembang sehingga ia dapat terbang, tetapi karena tidak ada lagi perjuangan tersebut maka sayapnya tidak dapat mengembang sehingga jadilah ia seekor kupu-kupu yang hanya dapat merayap.
Itulah potret singkat tentang pembentukan karakter, akan terasa jelas dengan memahami contoh kupu-kupu tersebut. Seringkali orangtua dan guru, lupa akan hal ini. Bisa saja mereka tidak mau repot, atau kasihan pada anak. Kadangkala Good Intention atau niat baik kita belum tentu menghasilkan sesuatu yang baik. Sama seperti pada saat kita mengajar anak kita. Kadangkala kita sering membantu mereka karena kasihan atau rasa sayang, tapi sebenarnya malah membuat mereka tidak mandiri. Membuat potensi dalam dirinya tidak berkembang. Memandulkan kreativitasnya, karena kita tidak tega melihat mereka mengalami kesulitan, yang sebenarnya jika mereka berhasil melewatinya justru menjadi kuat dan berkarakter.
Ada satu anekdot yang sering saya sampaikan pada rekan saya, ataupun peserta seminar. Enak mana makan mie instant dengan mie goreng seafood? Umumnya mereka yang suka mie pasti tahu jika mie goreng seafood jauh lebih enak dari mie goreng instant yang hanya bisa dimasak tidak kurang dari 3 menit. Apa yang membedakan enak atau tidaknya dari masakan mie tersebut? Prosesnya!
Sama halnya bagi pembentukan karakter seorang anak, memang butuh waktu dan komitmen dari orangtua dan sekolah atau guru (jika memprioritaskan hal ini) untuk mendidik anak menjadi pribadi yang berkarakter. Butuh upaya, waktu dan cinta dari lingkungan yang merupakan tempat dia bertumbuh, cinta disini jangan disalah artikan memanjakan. Jika kita taat dengan proses ini maka dampaknya bukan ke anak kita, kepada kitapun berdampak positif, paling tidak karakter sabar, toleransi, mampu memahami masalah dari sudut pandang yang berbeda, disiplin dan memiliki integritas (ucapan dan tindakan sama) terpancar di diri kita sebagai orangtua ataupun guru. Hebatnya, proses ini mengerjakan pekerjaan baik bagi orangtua, guru dan anak jika kita komitmen pada proses pembentukan karakter.
Kembali ke pembentukan karakter, ingat segala sesuatu butuh proses. Mau jadi jelek pun butuh proses. Anak yang nakal itu juga anak yang disiplin lho. Tidak percaya? Dia disiplin untuk bersikap nakal. Dia tidak mau mandi tepat waktu, bangun pagi selalu telat, selalu konsisten untuk tidak mengerjakan tugas dan wajib tidak menggunakan seragam lengkap.
Ada satu kunci untuk menanamkan kebiasaan, ada hukumnya dan hukum itu bernama hukum 21 hari, dalam pembentukan karakter erat kaitannya dengan menciptakan kebiasaan yang baru yang positif. Dan kebiasaan akan tertanam kuat dalam pikiran manusia setelah diulang setiap hari selama 21 hari. Misalnya Anda biasakan anak sehabis bangun tidur untuk membersihkan tempat tidurnya, mungkin Anda akan selalu mengingatkan dan mengawasi dengan kasih sayang (wajib, dengan kasih sayang) selama 21 hari. Tetapi setelah lewat 21 hari maka kebiasaan itu akan terbentuk dengan otomatis. Nah, kini kebiasaan positif apa yang hendak anda tanamkan kepada anak, pasangan dan diri Anda? Anda sudah tahu caranya dan tinggal melakukan saja. Sukses dalam karakter yang terus diperbarui.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

Pernapasan

Jenis Pernafasan dan Mekanisme Pertukaran Gas
Macam Pernapasan
1. Pernapasan Dada
Pernapasan dada berlangsung dalam 2 tahap, yaitu :
Inspirasi, terjadi bila otot antar tulang rusuk luar berkontraksi, tulang rusuk terangkat, volume rongga dada membesar, paru-paru mengembang, sehingga tekanan udaranya menjadi lebih kecil dari udara atmosfer, sehingga udara masuk.
Ekspirasi, terjadi bila otot antar tulang rusuk luar berelaksasi, tulang rusuk akan tertarik ke posisi semula, volume rongga dada mengecil, tekanan udara rongga dada meningkat, tekanan udara dalam paru-paru lebih tinggi dari udara atmosfer, akibatnya udara keluar.

2. Pernapasan perut
Pernapasan perut berlangsung dalam dua tahap, yaitu :
Inspirasi, terjadi bila otot diafragma berkontraksi, diafragma mendatar mengakibatkan volume rongga dada membesar sehingga tekanan udaranya mengecil dan diikuti paru-paru yang mengembang mengakibatkan tekanan udaranya lebih kecil dari tekanan udara atmosfer dan udara masuk.
Ekspirasi, diawali dengan otot diafragma berelaksasi dan otot dinding perut berkontraksi menyebabkan diafragma terangkat dan melengkung menekan rongga dada, sehingga volume rongga dada mengecil dan tekanannya meningkat sehingga udara dalam paru-paru keluar.
Pernapasan perut umumnya terjadi saat tidur.
MEKANISME PERTUKARAN GAS
Pengangkutan O2
Pertukaran gas antara O2 dengan CO2 terjadi di dalam alveolus dan jaringan tubuh, melalui proses difusi. Oksigen yang sampai di alveolus akan berdifusi menembus selaput alveolus dan berikatan dengan haemoglobin (Hb) dalam darah yang disebut deoksigenasi dan menghasilkan senyawa oksihemoglobin (HbO) seperti reaksi berikut :
Sekitar 97% oksigen dalam bentuk senyawa oksihemoglobin, hanya 2 – 3% yang larut dalam plasma darah akan dibawa oleh darah ke seluruh jaringan tubuh, dan selanjutnya akan terjadi pelepasan oksigen secara difusi dari darah ke jaringan tubuh, seperti reaksi berikut :
Pengangkutan CO2
Karbondioksida (CO2) yang dihasilkan dari proses respirasi sel akan berdifusi ke dalam darah yang selanjutnya akan diangkut ke paru-paru untuk dikeluarkan sebagai udara pernapasan.
Ada 3 (tiga) cara pengangkutan CO2 :
Sebagai ion karbonat (HCO3), sekitar 60 – 70%.
Sebagai karbominohemoglobin (HbCO2), sekitar 25%.
Sebagai asam karbonat (H2CO3) sekitar 6 – 10%.
Struktur Alat-alat pernapasan
Alat-alat pernapasan pada manusia meliputi :
1. Hidung,
2. Saluran pernapasan (faring, laring, trakea, bronkhus, bronkeolus, alveolus)
3. Paru-paru
1. Hidung
Hidung merupakan organ pertama yang dilalui oleh udara. Di dalam rongga hidung terdapat rambut-rambut dan selaput lendir, yang berfungsi sebagai penyaring, penghangat, dan pengatur kelembaban udara yang akan masuk keparu-paru.
Sebaiknya bernapas selalu melalui hidung. Mengapa demikian ? Pernahkah kalian merasa susahnya bernapas lewat hidung ketika flu ?
2. Saluran Pernapasan :
• Faring
Faring (tekak) merupakan persimpangan antara kerongkongan dan tenggorokan. Terdapat katup yang disebut epiglotis (anak tekak) berfungsi sebagai pengatur jalan masuk ke kerongkongan dan tenggorokan. Pernahkah kalian tersedak makanan? Coba pikirkan apa penyebabnya ?
• Laring
Laring adalah pangkal tenggorokan, terdiri atas kepingan tulang rawan membentuk jakun dan terdapat celah menuju batang tenggorok (trakea) disebut glotis, di dalamnya terdapat pita suara dan beberapa otot yang mengatur ketegangan pita suara sehingga timbul bunyi.
• Trakea (Batang Tenggorok)
Berupa pipa yang dindingnya terdiri atas 3 lapisan, yaitu lapisan luar terdiri atas jaringan ikat, lapisan tengah terdiri atas otot polos dan cincin tulang rawan, dan lapisan dalam terdiri atas jaringan epitelium besilia. Terletak di leher bagian depan kerongkongan
• Bronkhus
Merupakan percabangan trakea yang menuju paru-paru kanan dan kiri. Struktur bronkhus sama dengan trakea, hanya dindingnya lebih halus. Kedudukan bronkhus kiri lebih mendatar dibandingkan bronkhus kanan, sehingga bronkhus kanan lebih mudah terserang penyakit
• Bronkheolus
Bronkheolus adalah percabangan dari bronkhus, saluran ini lebih halus dan dindingnya lebih tipis. Bronkheolus kiri berjumlah 2, sedangkan kanan berjumlah 3, percabangan ini akan membentuk cabang yang lebih halus seperti pembuluh.
• Alveolus
Berupa saluran udara buntu membentuk gelembung-gelembung udara, dindingnya tipis setebal selapis sel, lembab dan berlekatan dengan kapiler darah.
Alveolus berfungsi sebagai permukaan respirasi, luas total mencapai 100 m2 (50 x luas permukaan tubuh) cukup untuk melakukan pertukaran gas ke seluruh tubuh.
3. Paru-paru

Berjumlah sepasang terletak di dalam rongga dada kiri dan kanan. Paru-paru kanan memiliki 3 lobus (gelambir), sedangkan paru-paru kiri memiliki 2 lobus (gelambir). Di dalam paru-paru ini terdapat alveolus yang berjumlah ± 300 juta buah. Bagian luar paru-paru dibungkus oleh selaput pleura untuk melindungi paru-paru dari gesekan ketika bernapas, berlapis 2 dan berisi cairan
Sistem Pernafasan Manusia

Sistem pernafasan secara garis besarnya terdiri dari paru-paru dan susunan saluran yang menghubungkan paru-paru dengan yang lainnya, yaitu hidung, tekak, pangkal tenggorok, tenggorok, cabang tenggorok.
Pada awalnya kita menghirup udara melalui rongga hidung yang kemudian melewati tekak dan pangkal tenggorok kemudian terus ke tenggorokan. Tenggorok bentuknya seperti pipa yang kuat, terletak di depan kerongkongan, melalui leher sampai mencapai rongga dada sebelah atas. Dinding tenggorok diperkuat oleh beberapa cincin rawan yang pada bagian belakangnya terbuka. Dalam rongga dada, tenggorok bercabang dua yaitu tenggorok kanan dan kiri yang masing-masing cabang memasuki paru-paru kanan dan paru-paru kiri.
Kedua cabang tenggorok tersebut mempunyai ranting-ranting seperti pada pohon. Pada ranting-rantingnya yang terakhir terdapat gelembung-gelembung paru-paru yang amat kecil dan amat tipis dindingnya. Gelembung-gelembung itu hanya dapat dilihat dengan mikroskop. Dalam dindingnya mengalir darah melalui pembuluh-pembuluh kapiler, sehingga mudah terjadi pertukaran gas dari darah ke udara yang terdapat dalam gelembung paru-paru dan sebaliknya. Darah tersebut mengambil zat pembakar (oksigen) dan mengeluarkan karbondioksida.
Dari penjabaran di atas dapat ditarik kesimpulan-kesimpulan yaitu pertama, fungsi utama dari adanya sistem pernafasan kita adalah untuk memberikan darah gas oksigen yang nantinya disalurkan keseluruh tubuh. Kedua, ketika kita bernafas maka yang kita hirup adalah gas oksigen (lambang kimianya O2 ) sedangkan gas yang dilepaskan diesbut gas karbondioksida dengan lambang kimianya CO2.
Kelainan/Gangguan/Penyakit Sistem Pernapasan/Respirasi Manusia – Kesehatan Pada Masayarakat
Sistem pernapasan dapat mengalami berbagai gangguan, baik karena kelainan sistem pernapasan atau akibat infeksi kuman. Beberapa jenis gangguan antara lain :
-Asma/sesak napas, penyempitan saluran napas akibat otot polos pembentuk dinding saluran terus berkontraksi, disebabkan alergi atau kekurangan hormon adrenalin.
-Asfiksi, gangguan pengangkutan dan penggunaan oksigen oleh jaringan akibat tenggelam, pneumonia, keracunan CO.
-Asidosis, akibat peningkatan kadar asam karbonat dan asam bikarbonat dalam darah
-Wajah adenoid (wajah bodoh), penyempitan saluran napas karena pembengkakan kelenjar limfa (polip), pembengkakan di tekak (amandel).
-Pneumonia, radang paru-paru akibat infeksi bakteri Diplococcus pneumonia.
-Difteri, penyumbatan faring/laring oleh lendir akibat infeksi bakteri Corynebacterium diphteriae
-Emfisema, menggelembungnya paru-paru akibat perluasan alveolus berlebihan.
-Tuberculosis (TBC), penyakit paru-paru akibat infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosa.
-Peradangan pada sistem pernapasan :
Sistem peredaran oksigen yang diperlukan oleh tubuh manusia bisa mengalami gangguan atau kelainan disertai penjelasan pengertian atau definisi singkat yaitu seperti :
1. Kelainan/Gangguan/Penyakit Saluran Pernapasan
a. Penyempitan saluran pernafasan akibat asma atau bronkitis. Bronkis disebabkan oleh bronkus yang dikelilingi lendir cairan peradangan sedangkan asma adalah penyempitan saluran pernapasan akibat otot polos pada saluran pernapasan mengalami kontraksi yang mengganggu jalan napas.
b. Sinusitis, adalah radang pada rongga hidung bagian atas.
c. Renitis, adalah gangguan radang pada hidung.
d. Pembengkakan kelenjar limfe pada sekitar tekak dan hidung yang mempersempit jalan nafas. Penderita umumnya lebih suka menggunakan mulut untuk bernapas.
e. Pleuritis, yaitu merupakan radang pada selaput pembungkus paru-paru atau disebut pleura.
f. Bronkitis, adalah radang pada bronkus.
2. Kelainan/Gangguan/Penyakit Dinding Alveolus
a. Pneumonia / Pnemonia, adalah suatu infeksi bakteri diplococcus
pneumonia yang menyebabkan peradangan pada dinding alveolus.
b. Tuberkolosis / TBC, merupakan penyakit yang disebabkan oleh baksil
yang mengakibatkan bintil-bintil pada dinding alveolus.
c. Masuknya air ke alveolus.
3. Kelainan/Gangguan/Penyakit Sistem Transportasi Udara
Keterangan tambahan untuk asma
Definisi Asma:
Asma adalah penyakit inflamasi (radang) kronik saluran napas menyebabkan peningkatan hiperesponsif jalan nafas yang menimbulkan gejala episodik berulang berupa mengi (nafas berbunyi ngik-ngik), sesak nafas, dada terasa berat dan batuk-batuk terutama malam menjelang dini hari. Gejala tersebut terjadi berhubungan dengan obstruksi jalan nafas yang luas, bervariasi dan seringkali bersifat reversible dengan atau tanpa pengobatan.
Seperti diketahui, saluran napas manusia bermula dari mulut dan hidung, lalu bersatu di daerah leher menjadi trakea (tenggorok) yang akan masuk ke paru. Di dalam paru, satu saluran napas trakea itu akan bercabang dua, satu ke paru kiri dan satu lagi ke paru kanan. Setelah itu, masing-masing akan bercabang-cabang lagi, makin lama tentu makin kecil sampai 23 kali dan berujung di alveoli, tempat terjadi pertukaran gas, oksigen (O2 ) masuk ke pembuluh darah, dan karbon dioksida (CO2 ) dikeluarkan.
Uji Kompetensi
Piih salah satu jawaban yang paling tepat !
1. Ikan sangat berbeda dengan katak dalam system
a. respirasi
b. pencernaan
c. koordinasi
d. transpormasi
e. ekskresi
2. Seekor hewan berkulit tipis, hidup berenang di air dan bernapas dengan insang luar. Hewan tersebut dapat dipastikan adalah ….
a. Katak
b. Larva Katak
c. Reptilian
d. Mammalia
e. Pisces
3. Alat pernapasan yang digunakan ketika katak berada di darat adalah ….
a. kulit
b. paru-paru dan kulit
c. paru-paru dan insang
d. paru-paru
e. insang
4. Jika kadar CO2 di lingkungan meningkat, makhluk hidup akan mengalami kesulitan bernapas karena terganggunya fungsi …..
a. paru-paru
b. alveolus
c. hemoglobin
d. hemosianin
e. trakea
5. Penyu (Chelonia mydas ) mampu menyelam dalam waktu yang relative lama karena memiliki alat Bantu pernapasan, yakni …..
a. insang luar
b. insang dalam
c. kulit
d. kloaka
e. kantung udara
6. Katak memiliki pembuluh darah yang berkaitan dengan system pernapasan dan tidak ditemukan pada individu lain.
Pembuluh darah yang dimaksud adalah …..
a. arteri kutaneus
b. vena porta renalis
c. vena porta abdominalis
d. arteri pulmonalis
e. vena porta hepatika
7. Kesulitan bernapas yang terjadi karena pembengkakan paru-paru dinamakan …..
a. asma
b. difteri
c. anoksia
d. amfisme
e. sianosis
8. Serangga memiliki system peredaran darah terbuka. Sistem pernapasannya menggunakan……
a. stigma
b. paru-paru buku
c. kulit
d. trakea
e. antena
9. Karbon dioksida diangkut oleh plasma darah dalam bentuk ….
a. H2CO3
b. HCO¬¬¬¬3¬¬¬2-
c. HCO3
d. HbCO2
e. HbHCO3
10. Pada ikan, pertukaran gas O2 dengan CO2 di dalam air, berlangsung dalam …..
a. lengkung insang
b. lembar insang
c. celah insang
d. gerigi insang
e. tutup insang
11. Otot berwarna merah karena dalam otot terdapat pigmen respirasi, yakni …..
a. metahemoglobin
b. mioglobin
c. hemosianin
d. hemoglobin
e. imonuglobin
12. Pada burung, pengambilan O2 oleh paru-paru berlangsung pada saat …..
a. inspirasi
b. inspirasi dan ekspirasi
c. sewaktu tidak terbang
d. ekspirasi
e. terbang
13. Kelainan pada paru-paru yang ditandai dengan hilangnya elastisitas dinamakan …..
a. difteri
b. amandel
c. asma
d. bronchitis
e. emfisema
14. Udara tambahan yang diperoleh ketika melakukan inspirasi maksimal dinamakan udara …..
a. komplementer
b. suplementer
c. residu
d. pernapasan
e. cadangan
15. Eritrosit dapat mengangkat CO2 walaupun dalam jumlah yang sangat kecil, yakni dalam bentuk …..
a. HHb CO2
b. HbCO2
c. H2CO3
d. HCO3-
e. HbHCO3
16. Pusat respirasi pada manusia diatur oleh saraf pusat, yakni …..
a. otak besar
b. otak kecil
c. batang otak
d. sumsum lanjutan
e. hipofisis
17. Orang yang hidup di pegunungan memiliki jumlah eritrosit yang lebih banyak dibandingkan dengan orang yang hidup dataran rendah. Hal ini berkaitan dengan …..
a. suhu yang menurun
b. kelembapan yang menurun
c. Kadar CO2 yang berkurang
d. kadar O2 yang berkurang
e. kadar hemoglobin yang berkurang
18. Berdasarkan hal-hal berikut, yang bukan fungsi kantung udara yang dimiliki oleh burung adalah …..
a. mengatur berat jenis tubuh
b. sebagai organ pernapasan ketika terbang
c. organ pembantu pada saat burung bernyanyi
d. mengatur suhu tubuh
e. meringankan tubuh ketika terbang
19. Alveolus dalam paru-paru berdinding tipis dan harus selalu basah. Keadaan tersebut berkaitan dengan fungsinya, yakni …..
a. kontraksi
b. relaksasi
c. difusi gas
d. inspirasi
e. ekspirasi
20. Sistem pernapasan yang terdapat dalam tubuh makhluk hidup memiliki kaitan erat dengan system …..
a. transpirasi
b. koordinasi
c. pencernaan
d. ekskresi
e. saraf

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

mencari kebahagian

Mencari kebahagiaan di dasar hati
Suatu ketika Tuhan di kelilingi para malaikat-Nya. Dia duduk disinggasana-Nya di syurga, senang dengan ciptaan-Nya. Di bawah-Nya terbentang alam semesta nan indah. Planet bumi terlihat jauh lebih indah dibanding planet lainnya. Di sanalah Dia menciptakan kehidupan. Daun-daun bergoyang ditiup angin, burung-burung berkicau menyambut matahari pagi, dan ikan ikan menyenandungkan harmoni di lautan. Planet ini akan terus menciptakan dan menjaga kehidupan.Sungguh sebuah prestasi yang membanggakan. Dia mengucapkan selamat kepada paramalaikat atas kerja keras mereka. Lalu berkata, “Tugas kita sudah selesai, kecuali satu tugas yang tersisa. Kita harus menemukan tempat untuk menyembunyikan rahasia kehidupan agarmanusia tidak menyalah gunakannya.”
Seorang malaikat dengan cepat menemukan ide. “Kita tempatkan saja di puncak gunung yang paling tinggi dan tak terjangkau.”Tuhan termenung beberapa lama, “Jangan aku bisa melihat manusia bisa mendaki kepuncak gunung yang paling tinggi sekalipun.”Malaikat kedua mengajukan usulnya, “Jika demikian kita tempatkan saja di dasar laut, sudah pasti manusia tidak akan menjangkaunya.”Tuhan menjawab, “Aku sudah memberikan manusia kepandaian kepada manusia. Akubisa melihat mereka bisa menciptakan mesin yang akan membawa mereka ke dasarlautan yang terdalam sekalipun.”Malaikat ketiga maju dengan idenya, “Tuhan, saya tahu tempat persembunyian paling bagus. Kita sembunyikan saja dalam hati mereka sendiri. Mereka takkan pernah berpikir sampai ke sana.”
Maka, barang siapa yang ingin menemukan kebahagian sejati dalam hidupnya.Temukan di dalam hati sanubari, tempat Tuhan “bersemayam”di bumi.

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

modul kls 7

MODUL PEMBELAJARAN
IPA BIOLOGI KELAS VII
DEPARTEMEN AGAMA
MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI MOEL BABAKAN LEBAKSIU TEGAL
2008

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga modul Biologi SMP/MTs ini dapat diselesaikan. Pengembangan kurikulum dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kurikulum merupakan alat yang penting bagi keberhasilan suatu pendidikan. Kurikulum 2006 (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan) menekankan pada kemampuan peserta didik dalam belajar sesuai standar kompetensi yang ditetapkan.
Modul ini memberikan pendekatan belajar agar siswa mudah memahami materi yang terkandung, juga membangun motivasi siswa untuk dapat mengaitkan suatu materi pada kehidupan sehari-hari. Dalam buku ini disajikan beberapa hal, antara lain :
1. Memuat standar kompetensi, kompetensi dasar serta indikator yang harus dikuasai oleh peserta didik.
2. Di balik peristiwa, berisi suatu penerapan materi pelajaran dalam kehidupan sehari–hari.
3. Kegiatan eksperimen yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan yang harus dimiliki oleh peserta didik.
4. Contoh soal beserta pembahasan soal yang bertujuan untuk memotivasi peserta didik dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.
5. Uji kompetensi yang bertujuan menggali informasi tentang penerapan dan pemahaman konsep serta kinerja ilmiah yang dikuasai oleh peserta didik untuk setiap standar kompetensi yang telah ditetapkan.
6. Uji Kompetensi Komprehensif yang bertujuan mengevaluasi penerapan dan pemahaman konsep serta kinerja ilmiah yang dikuasai oleh peserta didik untuk beberapa standar kompetensi yang ditetapkan.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan modul ini jauh dari kesempurnaan, sesuai dengan peribahasa yang menyatakan bahwa “ Tak ada gading yang tak retak“, maka penulis menerima kritik dan saran yang membangun guna kesempurnaan modul ini.
Akhirnya penulis berharap semoga buku ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

Desember 2008

Penulis

DAFTAR ISI

Halaman Sampul i
Kata Pengantar ii
BAB I KINERJA ILMIAH 1
A. Metode Ilmiah 1
B. Sikap Ilmiah 2
C. Mikroskop 3
D. Preparat 6
E. Keselamatan Kerja 7

BAB II KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP 12
A. Ciri-Ciri Makhluk Hidup 12
B. Klasifikasi Makhluk Hidup 15
1.Takson dalam Klasifikasi 16
2.Sistem Penamaan dalam Klasifikasi 17
C. Sistem Klasifikasi Lima Kingdom 17
1. Monera 18
2. Protista 19
3. Fungi 20
4. Plantae 20
5. Animalia 25
D. Kunci Determinasi 37

BAB III Organisasi Kehidupan 38
A. S e l 38
B. Jaringan 34
C. O r g a n 35
D. Sistem Organ 36

BAB IV SALING KETERGANTUNGAN 40
A. Komponen Ekosistem 40
B. Satuan–Satuan Ekosistem 42
C. Hubungan Antar Komponen Ekosistem 43
D. Interaksi Antar Organisme 46

BAB V Keanekaragaman Makhluk Hidup dan Upaya Pelestariannya 48
A. Keanekaragaman Makhluk Hidup 48
B. Upaya Pelestarian Makhluk Hidup 49

BAB VI Pengaruh Kepadatan Populasi Terhadap Lingkungan 51
A. Sumber Daya Alam 51
B. Pengelolaan Lingkungan 52

Daftar Pustaka 57

BAB I KINERJA ILMIAH

Kompetensi Dasar:
 Melaksanakan pengamatan objek secara terencana dan sistematis untuk memperoleh
 informasi gejala alam biotik dan abiotik.
 Menggunakan mikroskop dan peralatan pendukung lainnya untuk mengamati gejala-gejala kehidupan.
 Menerapkan keselamatan kerja dalam melakukan pengamatan gejala-gejala alam.

Standar Kompetensi:
 Memahami gejala-gejala alam melalui pengamatan.

Makhluk hidup yang ada di permukaan bumi ini sangat beranekaragam, mulai makhluk hidup yang besar sampai dengan makhluk hidup yang tidak dapat dilihat dengan indera kita. Makhluk hidup yang dapat dilihat dengan mata, dapat kita pelajari dengan langkah-langkah yang terencana. Sekarang bagaimana cara mempelajari makhluk hidup yang tidak dapat kita lihat dengan mata? Nah, simak penjelasan berikut.

A. Metode Ilmiah

I n d i k a t o r:
 Peserta didik mampu melaksanakan pengamatan objek melalui langkah-langkah
terencana dan sistimatis.
 Peserta didik mampu melakukan pengamatan memperoleh informasi gejala
alam biotik dan abiotik.

Jika seseorang ingin mengetahui sesuatu melalui pengamatan, tidak akan berhasil baik apabila pengamatan yang dilakukan tanpa melalui langkah atau metode yang terencana dan sistematis untuk memperoleh informasi gejala alam biotik dan abiotik. Biotik adalah bagian alam yang bersifat hidup, sedangkan abiotik adalah benda alam yang bersifat mati. Langkah atau metode yang paling tepat digunakan di dalam pengamatan yaitu metode ilmiah. Metode ilmiah adalah suatu perangkat untuk memecahkan masalah, mengetahui penyebab sehingga memiliki kesimpulan yang dapat masuk akal dan dapat dipercaya. Untuk itu, metode ilmiah dan bersikap ilmiah digunakan seseorang dalam melakukan pengamatan.
Adapun langkah-langkah metode ilmiah, sebagai berikut:
1. Menemukan masalah dan merumuskan masalah.
2. Mengumpulkan keterangan untuk memecahkan masalah.
3. Menyusun dugaan atau hipotesa untuk memperoleh jawaban sementara.
4. Menguji dugaan dengan mengadakan percobaan atau eksperimen.
5. Menarik kesimpulan.
6. Menguji kesimpulan dengan mengulang percobaan.

B. Sikap Ilmiah

Sikap ilmiah yang harus dimiliki oleh seorang peneliti antara lain, sebagai berikut:
1. Mencintai kebenaran
Sikap ini mendorong seseorang berlaku jujur dan obyektif.
2. Tidak buruk sangka
Tidak berpikir secara prasangka tidak baik dan tidak masuk akal.
3. Bersifat toleran terhadap orang lain
Pengetahuan tidak mutlak sempurna, maka menghargai pendapat orang lain dapat digunakan untuk memperbaiki, melengkapi, menyempurnakan pengetahuan dan tidak memaksa orang lain.
4. Ulet
Tidak putus asa dan selalu berusaha untuk mencari kebenaran walaupun sering tidak memperoleh apa-apa.
5. Teliti dan hati-hati
Teliti dalam melakukan sesuatu dan hati-hati dalam mengambil kesimpulan dan mengeluarkan pendapat.
6. Ingin tahu
Rasa ingin tahu merupakan titik awal dari pengetahuan dengan didorong untuk ingin tahu lebih banyak dalam melakukan sesuatu.

7. Optimis
Selalu optimis karena terbiasa dengan percobaan atau eksperimen.
Dalam eksperimen terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi percobaan. Faktor-faktor tersebut dinamakan variabel.
Terdapat empat macam variabel, yaitu :
1. Variabel bebas atau variabel manipulatif
Variabel bebas adalah faktor yang sengaja dibuat berbeda atau diubah.
2. Variabel terikat atau variabel respon
Variabel terikat adalah variabel yang diperoleh oleh variabel lain.
3. Variabel kontrol
Variabel kontrol adalah yang harus dikendalikan.
4. Variabel pengganggu
Variabel pengganggu adalah faktor yang dapat mempengaruhi hasil percobaan, tetapi tidak dapat diperkirakan sebelumnya.
Dari pengamatan yang dilakukan, diperoleh hasil yang disebut data. Terdapat dua (2) macam data, yaitu:
1. Data kualitatif yaitu data yang disajikan tidak dalam bentuk angka.
2. Data kuantitatif yaitu data yang disajikan dalam bentuk angka.
Hasil dan kesimpulan dari percobaan atau pengamatan dilaporkan dalam suatu jurnal yang disebut jurnal ilmiah. Jurnal ilmiah adalah majalah yang memuat artikel atau tulisan yang berisi laporan hasil penelitian. Bentuk jurnal ilmiah beragam, ada yang terbit mingguan, bulanan atau tiga bulan sekali. Dengan berkembangnya IPTEK jurnal ilmiah dapat dilihat melalui internet.

C. Mikroskop

Pada abad ke-16 berkat penemuan seorang ilmuwan, makhluk hidup yang tidak dapat terlihat menjadi dapat terlihat dengan menggunakan suatu alat. Alat tersebut ialah mikroskop, yang memungkinkan seseorang dapat mengamati benda atau makhluk hidup yang tidak mampu dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop yang sering digunakan di sekolah adalah mikr oskop monokuler atau cahaya (latin : mono = satu; oculus = mata). Mikroskop ini digunakan dengan satu mata, sehingga bayangan yang terlihat hanya mengenai panjang dan lebar benda yang diamati. Benda atau obyek yang akan diamati dengan mikroskop ini, harus memiliki ukuran yang kecil, tipis sehingga dapat ditembus cahaya. Perhatikan gambar 1.1 berikut ini!

 BAGIAN-BAGIAN MIKROSKOP
Mikroskop terdiri dari dua bagian, yaitu:
1 . Bagian mekanik
Pada bagian mekanik terdiri dari:
a. Kaki mikroskop berfungsi untuk menyangga mikroskop.
b. Pilar atau sendi inklinasi sebagai penghubung antara kaki dengan lengan mikroskop.
c. Pengatur kondensor berfungsi untuk menarik turunkan kondensor.
d. Kondensor berfungsi untuk memfokuskan cahaya ke benda yang sedang diamati
e. Lengan mikroskop berfungsi sebagai pegangan mikroskop.
f. Engsel penggerak berfungsi sebagai penghubung lengan dengan kaki mikroskop
g. Meja preparat berfungsi untuk meletakkan preparat yang akan diamati.
h. Penjepit preparat atau pemegang sediaan berfungsi untuk menjepit preparat yang akan diamati agar tidak bergeser.
i. Tabung berfungsi menghubungkan antara lensa objektif dan lensa okuler.
j. Revolver berfungsi untuk menempatkan lensa objektif.
k.Sekrup pemutar kasar berfungsi untuk menggerakkan tabung mikroskop secara cepat dari atas ke bawah.
l. Sekrup pemutar halus berfungsi untuk menggerakkan tabung ke arah atas dan bawah secara lambat. Alat ini dipakai jika objek telah terfokus dengan memutar pemutar kasar.
2 . Bagian optik
Pada bagian optik terdiri dari:
a. Dua buah cermin, yaitu sebuah cermin datar dan sebuah cermin cekung.
Fungsi cermin adalah untuk mencari, mengumpulkan, dan mengarahkan sinar pada objek yang diamati. Cermin datar untuk sumber cahaya yang cukup terang dan cermin cekung untuk sumber cahaya yang kurang terang .
b. Diafragma, berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya sinar yang dipantulkan cermin menuju ke mata.
c. Lensa objektif, berfungsi untuk memperbesar bayangan objek, terletak pada revolver.
d. Lensa okuler, berfungsi untuk memperbesar bayangan objek, terletak pada bagian atas tabung.
 CARA MENGGUNAKAN MIKROSKOP
Bagaimanakah cara menggunakan mikroskop dengan benar? Untuk dapat menggunakan mikroskop dengan benar perhatikan langkahlangkah sebagai berikut:
a . Menemukan lapang pandang dengan mengatur penyinaran
Untuk menghasilkan lapang pandang adalah dengan mengatur cermin sambil melihat lensa okuler agar sinar masuk ke diafragma, sehingga menghasilkan pemantulan yang optimal. Bagian yang terang berbentuk bulat dinamakan lapang pandang.
b . Mengatur fokus mikroskop atau bayangan dengan perbesaran lemah
Letakkan preparat di atas meja preparat, dijepit dengan penjepit sambil mengamati mikroskop dari samping tabung mikroskop diturunkan dengan pemutar kasar, lakukan secara hati-hati hingga lensa objektif tidak menyentuh preparat. Kemudian lihatlah melalui lensa okuler dan dengan perlahan-lahan naikkanlah tabung mikroskop sehingga objek terlihat jelas. Setelah objek tampak, putarlah pemutar halus ke depan atau ke belakang sehingga mendapatkan bayangan sebaik-baiknya. Perbesaran mikroskop diperoleh dengan cara mengalikan angka pada lensa objektif dengan angka yang tertera pada lensa okuler. Misalnya 5x lensa objektif 10x lensa okuler maka perbesarannya 50x.
c . Mengatur fokus mikroskop (bayangan dengan perbesaran kuat)
Untuk memperoleh bayangan, dapat dilakukan dengan mengubah lensa objektif yang memiliki perbesaran lemah dengan yang lebih kuat. Misalnya lensa objektif perbesaran 5x dapat diganti dengan 10x atau 40x dengan memutar revolver sampai terdengar suara terdetak. Pemutar halus diputar ke depan atau ke belakang agar diperoleh objek yang lebih jelas.
d . Mengatur Mikroskop dengan posisi disimpan
Setelah mikroskop selesai digunakan, aturlah mikroskop dengan posisi siap disimpan dengan cara sebagai berikut:
1) Tabung mikroskop dinaikkan.
2) Preparat diambil.
3) Lensa objektif terlemah diturunkan serendah-rendahnya diputar persis sampai lubang meja mikroskop.
4) Diafragma ditutup kembali.
5) Kondensor diturunkan dan cermin dalam posisi tegak.
6) Angkat mikroskop dengan hati-hati tangan kanan memegang lengan mikrokop dan topang kaki mikroskop dengan tangan kiri kemudian masukkan ke tempatnya dan dikunci.

D. Preparat

Preparat atau sediaan merupakan benda yang menjadi obyek pengamatan mikrroskop.
 Cara membuat preparat:
1) Membuat preparat tanpa penyayatan:
Untuk membuat preparat basah tanpa penyayatan, misalnya pada waktu pengamatan mikroorganisme yang ada dalam air. Caranya: air yang akan diamati, diambil dengan pipet tetes dan tempatkan pada kaca obyektif dan tutup dengan kaca penutup, amati dengan mikroskop.
2) Membuat preparat dengan penyayatan:
Membuat preparat pada organ tubuh organisme, misalnya penampang daun, batang, akar, otot dan lain-lain. Caranya: menyayat organ setipis mungkin, untuk membuat sayatan yang baik dan tipis dengan alat yang disebut mikrotom, tetapi bila tidak mempunyai mikrotom dapat dengan menggunakan silet yang tajam.
Agar kamu lebih memahami penggunaan mikroskop, coba lakukan kegiatan di bawah ini!

Kegiatan 1.1 Pengamatan dengan menggunakan mikroskop
Tu j u a n : Dapat melakukan pengamatan dengan menggunakan mikroskop
Dapat membuat preparat dengan sayatan membujur pada daun
Alat dan bahan:
a) Mikroskop e) Pipet tetes
b) Kaca objektif dan kaca penutup f) Daun Rhoe discolor
c) Pinset g) Air
d) Silet
Langkah Kerja:
a) Siapkan mikroskop di atas meja lengkap dengan perangkatnya.
b) Buatlah preparat sementara dengan cara sebagai berikut :
(1) ambil daun Rhoe discolor sayat tipis dengan silet bagian bawah.
(2) menggunakan pinset letakkan sayatan daun pada kaca objekfif.
(3) tetesi sayatan daun dengan setetes air dengan pipet tetes.
(4) tutup sayatan daun dengan kaca penutup jangan sampai terjadi gelembung udara.
c) Amati preparat tersebut dalam mikroskop.
d) Gambarkan hasil pengamatanmu!
Pe r t a n y a a n :
1. Berapa perbesaran yang kamu lakukan pada kegiatan 1.1 tersebut di atas?
2. Mengapa daun harus dibuat sayatan setipis mungkin?
3. Mengapa perlu ditetesi air dan tidak boleh terjadi gelembung? Jelaskan!
4. Apa yang harus kamu lakukan apabila kegiatan 1.1 sudah selesai?

E. Keselamatan Kerja

I n d i k a t o r
• Peserta didik mampu menggunakan alat dan bahan secara aman.
• Peserta didik mampu mendeskripsikan bahan-bahan yang berbahaya.
• peserta didik mampu mengidentifikasi simbol-simbol keselamatan kerja.

Pernahkah kalian mengadakan pengamatan di dalam laboratorium? Apa yang harus kamu lakukan? Di dalam pengamatan tidak terlepas dari kegiatan percobaan atau eksperimen. Eksperimen sangat menarik, tetapi sekaligus juga dapat membahayakan. Untuk itu kita harus benar-benar memahami dan mampu memperlakukan alat dan bahan secara aman, sehingga memperkecil resiko terjadinya kecelakaan. Hal-hal apa saja yang harus dipahami oleh seseorang yang akan melakukan kegiatan eksperimen? Nah, simak penjelasan berikut!
1 . Alat dan bahan laboratorium
Di dalam laboratorium terdapat beberapa jenis alat dan bahan, serta perlengkapan laboratorium lainnya. Pengadaan alat dan bahan harus diperlakukan sesuai dengan kebutuhan. Kebutuhan alat dan bahan laboratorium didasarkan pada tujuan yang hendak dicapai. Alat adalah suatu benda yang digunakan dalam melakukan kegiatan praktikum, eksperimen dan penelitian. Bahan adalah suatu benda yang diteliti atau diuji dalam praktikum dan eksperimen. Bagaimana upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan terhadap alat dan bahan yang digunakan?
Untuk mencegah terjadinya bahaya dari alat dan bahan yang digunakan, maka perlu diperhatikan hal-hal di bawah ini:
a. Biasakan membawa peralatan dari kaca dengan sikap vertikal dengan menggunakan kedua tangan, dan jangan dijinjing.
b. Gunakan pipet isap atau tekan karet dengan pijitan.
c. Jangan menengok isi tabung reaksi dari arah lubang, terutama ketika atau selesai dipanaskan.
d. Jangan menghadapkan mulut tabung reaksi yang sedang atau setelah dipanaskan ke arah tubuh orang lain.
e. Perhatikan penggunaan alat yang terbuat dari kaca dalam kegiatan pemanasan. Kaca yang tahan panas adalah pyrex.
f. Pahami secara betul dalam memperlakukan bahan-bahan terutama bahan kimia.
g. Jangan meletakkan botol yang berisi bahan kimia langsung terkena sinar matahari.
h. Alat yang berputar kuat letakkan pada tempat yang kokoh.
2 . Bahan-bahan Kimia Yang Berbahaya
Terdapat bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi manusia, antara lain :
a . Aluminium sulfat (AlSO4)
Berbentuk kristal berwarna putih, larut dalam air. Aluminium sulfat digunakan sebagai pengganti tawas.
b . Amoniak pekat (NH4OH)
Larutan pekat gas amoniak dalam air, jika terkena kulit dan mata dapat menyebabkan iritasi. Dalam wujud uap dapat mengganggu alat pernafasan. Amoniak pekat jika tertelan sangat berbahya.
c . Asam sulfat (H2SO4)
Asam sulfat merupakan zat cair tak berwarna, beracun dan sangat korosif. Asam sulfat dapat menimbulkan luka bakar pada kulit, mata, dan dapat merusak pakaian.
d . Asam klorida (HCl)
Asam klorida merupakan zat cair, bersifat racun, korosif, dan dalam wujud uap dapat merusak kulit, mata, dan alat pernafasan.
e . Etanol (C2H3OH)
Etanol sering disebut alkohol. Etanol mempunyai sifat mudah terbakar dan digunakan sebagai pelarut.
f . Formalin 40% (HCHO)
Formalin bersifat racun, baik berwujud cair maupun gas. Formalin digunakan untuk membunuh hama.
g . Klorofrom (CHCl3)
Kloroform merupakan zat cair tak berwarna dan bersifat beracun. Kloroform digunakan sebagai obat bius dalam laboratorium.
h . Metilin Biru
Metilin berwujud zat padat berwarna biru tua. Bahan kimia ini digunakan sebagai pewarnaan inti sel.
i . Natrium hidroksida (NaOH)
Natrium hidroksida merupakan zat padat berwarna putih, mudah menyerap uap air, udara, bersifat racun dan korosif. Natrium hidroksida termasuk bahan berbahaya yang dapat menyebabkan luka bakar pada kulit dan mata.
j . Kobalt klorida (CoCl6H2O)
Kobalt klorida merupakan zat padat, kristal berwarna merah, sangat mudah menyerap air, dan dapat mengikat uap air. Kobalt klorida digunakan untuk menguji kelembaban udara.
k . Natrium Klorida (NaCl)
Natrium klorida merupakan zat padat berwarna putih, berbentuk kristal. Natrium klorida disebut juga garam dapur.
3 . Simbol-Simbol Keselamatan Kerja
Terdapat bahan-bahan kimia yang bersifat berbahaya. Agar dapat dikenali, maka diberi simbol. Simbol yang diberikan menunjukkan sifat dari bahan kimia yang terdapat di dalamnya. Perhatikan tabel 1.1 berikut ini
Tabel 1.1 Simbol beberapa bahan kimia
N o. S i m b o l S i f a t
1 Mudah menyala
2 Korosif
3 Beracun/toksin
4 Iritasi
5 Berbahaya
6 Mudah meledak/eksplosif
7 Bahan radioaktif

1. Langkah-langkah metode ilmiah adalah:
a. menemukan dan merumuskkan masalah
b. mengumpulkan keterangan untuk memecahkan masalah
c. menyusun hipotesa atau dugaan
d. mengadakan percobaan atau eksperimen
e. menarik kesimpulan
f. menguji kesimpulan
2. Sikap ilmiah yang harus dimiliki oleh seorang peneliti adalah :
a. mencintai kebenaran
b. tidak purba sangka
c. toleran terhadap orang lain
d. ulet
e. teliti dan hati-hati
f. ingin tahu
g. optimis
3. Terdapat dua bagian mikroskop, yaitu: bagian mekanik dan bagian optik.
4. Langkah-langkah menggunakan mikroskop adalah:
a. menemukan lapang pandang
b. mengatur fokus mikroskop pada bayangan lemah
c. mengatur fokus mikroskop pada bayangan kuat
d. mengatur mikroskop dalam posisi disimpan
5. Untuk menjaga keselamatan kerja perhatikan hal-hal sebagai berikut:
a. gunakan alat dan bahan sesuai dengan petunjuk
b. perlakukan bahan-bahan kimia yang berbahaya dengan cermat
c. perhatikan simbol-simbol keselamatan kerja dengan baik.
 Pengayaan:
Mikroskop pertama kali ditemukan pada akhir pertengahan abad XVII oleh Leeuwenhoek, yaitu mikroskop yang menggunakan satu lensa. Pada tahun 1935, Tritz Zernike menemukan mikroskop fase kontras dengan susunan optik yang lebih kompleks dan sudah dapat membedakan bagian-bagian sel dengan jelas.
UJI KOMPETENSI 1
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar, dengan memberikan tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d!
1. Mikroskop monokuler sama dengan mikroskop ….
a. cahaya b. binokuler c. elektron d. stereo
2. Mikroskop yang memiliki satu lensa objektif dan satu lensa okuler disebut mikroskop ….
a. stereo b. binokuler c. monokuler d. elektron
3. Pada ruangan yang kurang terang sebaiknya menggunakan cermin ….
a. cekung b. datar c. cembung d. ganda
4. Pada perbesaran tertentu bayangan yang masih belum jelas, untuk memperjelas bayangan digunakan….
a. cermin b. pemutar kasar c. pemutas halus d. tubus
5. Untuk melihat objek lensa yang dilihat langsung oleh mata adalah …
a. okuler b. objektif c. ganda d. okuler dan objektif
Gunakan gambar di bawah ini untuk menjawab soal nomor 6 s.d 10 !
6. Bagian mikroskop diatas yang berlabel a adalah ….
a. tubus b. lensa objektif c. meja benda d. pemutar halus
7. Bagian mikroskop yang berlabel 3 berfungsi untuk….
a. melihat objek yang akan diamati
b. meletakkan benda yang akan dimati
c. untuk memperjelas bayangan
d. untuk menutup benda
8. Bagian mikroskop yang berlabel 5 adalah ….
a. kondensator c. diafragma
b. revolver d. tubus
9. Bagian mikroskop yang dapat diubah atau diganti sesuai keinginan kita adalah nomer ….
a. 1 b. 2 c. 3 d. 4
10. Supaya preparat yang sedang kita amati tidak bergeser maka akan dijepit dengan nomer ….
a. 1 b. 3 c. 4 d. 5
11. Salah satu peraturan laboratorium adalah ….
a. buang zat kimia yang tidak dipakai di tempat sampah
b. lakukan kegiatan laboratorium beramai – ramai
c. selesai kegiatan kembalikan peralatan pada tempat semula
d. selesai kegiatan tinggal semua ala-alat dimeja biar diberesi bapak
atau ibu guru
12. Pertolongan pertama bila kulit terkena percikan asam klorida adalah
….
a. beri betadine b. gosok dengan balsem
c. dibalut d. dibilas air sebanyak-banyaknya
13. Kristal putih, larut dalam air, dapat digunakan sebagai penganti
tawas adalah ….
a. amino b. amoniak c. aluminium sulfat d. asam sulfat
14. Bahan yang mudah terbakar hendaknya disimpan di ….
a. rak b. almari besi
c. tempat yang rapat d. tempat yang jauh dari sumber api
15. Untuk mengambil suatu larutan cair dalam botol digunakan alat ….
a. pipet c. corong b. tabung reaksi d. elenmeyer
16. Pada metode ilmiah, sebelum menyusun hipotesa, langkah yang
seharusnya kita lakukan adalah .…
a. melakukan eksperimen b. merumuskan masalah
c. mengumpulkan keterangan d. menarik kesimpulan
17. Tujuan utama menggunakan metode ilmiah adalah ….
a. membuat manusia lebih sejahtera b. menunjang kemajuan tehnologi
c. mengubah sikap manusia d. mengembangkan penemuan baru
18. Dua syarat yang diperlukan untuk mendapatkan hasil temuan ilmiah
yaitu ….
a. sikap ilmiah dan metode ilmiah b. metode ilmiah dan percobaan
c. sikap ilmiah dan eksperimen d. percobaan dan kesimpulan
19. Pada percobaan, faktor yang sengaja dibuat berbeda disebut ….
a. variabel bebas c. variabel kontrol
b. variabel terikat d. variabel pengganggu
20. Data yang biasa ditulis dengan angka atau bilangan adalah data….
a. kualitatif c. sebenarnya
b. kuantitatif d. perkiraan
B. Isilah titik-titik di bawah ini!
1. Bagian yang terang berbentuk bulat terlihat dari lensa okuler disebut….
2. Bagian mikroskop yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya ke obyek adalah ….
3. Seorang ilmuwan dalam mengadakan eksperimen harus ….
4. Data yang didapat dengan alat ukur disebut ….
5. Variabel yang dapat diubah-ubah disebut ….
6. Setelah merumuskan hipotesa pengamat mengadakan ….
7. Hasil penelitian setelah selesai perlu dipublikasikan melalui …
8. Zat kimia yang sering disebut garam dapur adalah ….
9. Sifat bahan kimia yang dapat merusak jaringan hidup disebut ….
10. Contoh bahan kimia yang bersifat racun adalah….
C. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat!
1. Jelaskan cara membuat preparat irisan!
2. Bagimana mengatur mikroskop pada posisi disimpan?
3. Tulisan 3 aturan laboratorium di sekolahmu!
4. Sebutkan langkah-langkah metode ilmiah!
5. Jelaskan perbedaan alat dan bahan dalam laboratoruim!
6. Apa sebabnya lensa tidak boleh digosok dengan benda kasar
7. Sebutkan 4 contoh sikap ilmiah!
8. Mengapa penggunaan bahan-bahan kimia tertentu harus sesuai aturan?
9. Bagaimana cara menyimpan bahan kimia yang bersifat mudah terbakar?
10. Pertolongan apa yang kamu lakukan jika terkena asam klorida?

BAB II
KEANEKARAGAMAN MAKHLUK HIDUP

Kompetensi Dasar:
 Mengidentifikasi ciri-ciri makhluk hidup.
 Mengklasifikasikan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki.
 Mendeskripsikan keragaman pada sistem organisasi kehidupan mulai dari tingkat sel sampai organisme.
Standar Kompetensi:
 Memahami Keanekaragaman Makhluk Hidup

Mari kita perhatikan bersama, mobil bisa berjalan, manusia dan hewan juga bisa bergerak. Bagaimana halnya tumbuhan apakah juga bergerak? Daun melambai-lambai apakah itu bisa dikatakan gerak tumbuhan? Samakah gerak mobil dengan gerak manusia, hewan dan tumbuhan? Coba kalian amati ciri-ciri antara makhluk hidup dengan benda mati yang ada di sekitarmu! Nah, lebih jelasnya simak penjelasan berikut!

A. Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Indikator:
 Peserta didik mampu mengumpulkan informasi ciri-ciri makhluk hidup.

Makhluk hidup memiliki ciri-ciri, sebagai berikut:
1 . Bergerak
Bergerak adalah merupakan perubahan posisi, baik seluruh tubuh atau sebagian. Hal ini disebabkan oleh adanya tanggapan terhadap rangsang. Gerak yang dilakukan pada tumbuhan antara lain gerak menutupnya daun putri malu jika disentuh, gerak ujung batang dari bawah ke atas ke arah sinar matahari, dan gerak membukanya biji lamtoro disebabkan perubahan kadar air. Pada hewan juga terdapat gerak, antara lain : gerak aktif pada hewan vertebrata yaitu alat gerak berupa otot, gerak pasif pada hewan vertebrata yaitu alat gerak berupa tulang, dan gerak pada manusia yaitu berjalan, berlari dan lain-lain.
2 . Peka Terhadap Rangsang (iritabilitas)
Tumbuhan, hewan dan manusia mempunyai kepekaan terhadap rangsang. Hal ini dapat ditunjukkan sebagai berikut:
a. Pada tumbuhan, daun putri malu bila diberi rangsang sentuhan akan menanggapi rangsang dengan menutup daunnya.
b. Pada hewan, ayam ketika fajar menyingsing akan berkokok.
c. Manusia jika diberi bau yang merangsang akan menanggapi rangsang, misalnya bersin.
3 . Memerlukan Makan (nutrisi)
Setiap makhluk hidup memerlukan makanan. Hal ini bertujuan agar dapat mempertahankan hidup, menghasilkan energi, dan pertumbuhan. Setiap makhluk hidup mempunyai cara yang berbeda-beda dalam memperoleh makanan. Tumbuhan dapat membuat makanan sendiri melalui proses fotosintesis. Hewan dan manusia tidak dapat membuat makanan sendiri, tetapi tergantung pada makhluk hidup lainnya.
4 . Bernafas (respirasi)
Bernafas yaitu pengambilan oksigen untuk oksidasi makanan, sehingga memperoleh energi dan mengeluarkan karbondioksida sebagai zat sisa. Hewan vertebrata di darat bernafas dengan paru-paru, ikan bernafas dengan insang, cacing bernafas dengan kulit. Tumbuhan, pada daun bernafas melalui stomata, pada batang melalui lentisel dan di akar melalui bulu-bulu akar. Manusia bernafas dengan paru-paru.
5 . Tumbuh dan Berkembang
Tumbuh adalah bertambahnya volume atau ukuran makhluk hidup yang irreversible. Berkembang adalah proses menuju kedewasaan yang dipengaruhi oleh hormon, nutrisi dan lingkungan.
6 . Berkembangbiak (reproduksi)
Berkembangbiak adalah memperbanyak diri untuk mempertahankan kelestarian jenisnya. Cara berkembangbiak sebagai berikut :
a. Secara kawin/generatif, yaitu perkembangbiakan yang melibatkan sel telur dan sel sperma.
b. Secara tak kawin/vegetatif, yaitu perkembangbiakan yang tidak melibatkan sel telur dan sel sperma, melainkan melibatkan sel tubuh.
7 . Adaptasi
Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungan dan untuk mempertahankan diri. Terdapat tiga macam adaptasi, yaitu:
a. Adaptasi morfologi, yaitu penyesuaian diri terhadap alat-alat tubuhnya.
Contoh: burung elang mempunyai kuku yang tajam untuk menerkam mangsa. Bunga teratai mempunyai daun yang lebar untuk memperluas bidang penguapan.
b. Adaptasi fisiologi, yaitu penyesuian diri terhadap lingkungan dengan fungsi alat-alat tubuh. Contoh : Manusia menambah jumlah sel darah merah bila berada di pegunungan. Kotoran unta kering, tetapi urinenya kental
c. Adaptasi tingkah laku, yaitu penyesuaian diri terhadap lingkungan dengan tingkah lakunya.
Contoh: Bunglon mengubah warna tubuhnya, ikan paus muncul ke permukan secara periodik.
8 . Regulasi
Regulasi adalah proses pengaturan keserasian di dalam tubuh organisme yang diatur oleh syaraf dan hormon.
9 . E k s k r e s i
Ekskresi adalah proses pengeluaran sisa-sisa metabolisme tubuh.
Dalam proses oksidasi makanan selain menghasilkan energi, tubuh organisme juga menghasilkan zat sisa yang harus dikeluarkan dari tubuh. Apabila zat sisa tersebut tidak dikeluarkan akan membahayakan tubuh. Contoh: Manusia mengeluarkan karbondioksida melalui paru-paru, ikan mengeluarkan karbondioksida melalui insang.

Salah satu ciri makhluk hidup adalah kepekaan terhadap rangsang. Meskipun tumbuhan tidak mempunyai sistem syaraf, tumbuhan mampu menanggapi rangsang yang ada dalam lingkungan. Lakukan kegiatan berikut ini!

Kegiatan 2.1 Iritabilita
Alat dan bahan:
1) Korek api
2) Jam tangan
3) Tumbuhan sikejut di lapangan
Langkah Kerja:
1) Cari tumbuhan sikejut di lapangan atau di kebun. (jangan dicabut).
2) Panasi daun dengan menggunakan korek api jangan sampai menyentuh daunnya. Apa yang terjadi?
3) Tunggu beberapa saat, catat waktu yang diperlukan daun sikejut untuk kembali lagi pada posisi semula
4) Masukkan hasil pengamatanmu ke dalam tabel 2.1 !
Keadaan daun sebelum dipanasi Keadaan daun setelah dipanasi Jam waktu dipanasi Jam waktu daun kembali ke posisi semula

Pe r t a ny a a n :
1. Jenis rangsangan apa yang diterima daun sikejut?
2. Bagaimana reaksi sikejut menanggapi rangsang?
3. Berapa waktu yang dibutuhkan sikejut kembali ke posisi semula?
4. Nyatakan kesimpulanmu!

Makhluk hidup juga mengadakan penafasan. Melalui kegiatan di bawah ini kamu akan mengetahui gas apa yang diambil dan gas apa yang dikeluarkan dalam pernafasan.

Kegiatan 2.2 Bernafas
Alat dan bahan:
1) Cermin
Langkah Kerja:
1) Catatlah keadaan cermin sebelum digunakan
2) Mintalah bantuan salah seorang temanmu!
3) Hembuskan nafasmu di depan cermin. Apa yang terjadi?
Catat hasil pengamatanmu dan masukkan ke dalam tabel 2.2!
Keadaan permukaan cermin sebelum dihembuskan Keadaan permukaan cermin setelah dihembuskan

Pe r t a ny a a n :
1. Apa perbedaan permukaan cermin sebelum nafas dihembuskan dangan keadaan cermin
setelah nafas dihembuskan?
2. Gas apa yang dikeluarkan dalam pernafasan?
3. Nyatakan kesimpulanmu!

B. Klasifikasi Makhluk Hidup

Indikator:
 Peserta didik mampu mengkasifikasikan makhluk hidup berdasarkan ciriciri
 yang dimiliki.
 Peserta didik mampu menggunakan kunci determinasi.

Apakah virus itu makhluk hidup?
Virus berasal dari bahasa latin yang berarti racun dan banyak sekali penyakit yang disebabkan oleh virus. Apabila virus berada diluar makhluk hidup, maka virus sebagai makhluk tak hidup. Tetapi bila berada di dalam sel hidup, virus itu sebagai makhluk hidup.

Di bumi keanekaragaman makhluk hidup sangat beranekaragam dan semakin lama bertambah banyak, tentu saja keanekaragaman juga tertambah. Dengan adanya makhluk hidup yang jumlahnya berjuta-juta itu bagaimana kita akan mempelajarinya? Untuk mempelajari makhluk hidup tersebut, manusia berusaha menyederhanakan makhluk hidup dengan menggolong-golongkan makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri yang dimiliki. Di dalam kelompok yang mempunyai ciri-ciri yang sama tersebut pastilah ditemukan lagi perbedaan-perbedaan. Kemudian dibentuk kelompok-kelompok yang lebih kecil berdasarkan persamaan ciri-ciri yang dimiliki, sehingga akan diperoleh kelompok terkecil dengan persamaan ciri yang sama. Ilmu yang mempelajari pengelompokkan makhluk hidup dengan suatu sistem tertentu disebut klasifikasi atau taksonomi. Lebih jelasnya, simak penjelasan tentang klasifikasi makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri berikut ini!
Pada abad ke-18 Carolus Linnaeus (1707 – 1778), seorang ahli biologi dari Swedia memperkenalkan klasifikasi berdasarkan persamaan struktur. Makhluk hidup yang mempunyai struktur tubuh yang sama ditempatkan dalam satu kelompok. Bila dalam satu kelompok ditemukan perbedaan-perbedaan, maka dipisahkan dalam kelompok yang lebih kecil lagi, begitu seterusnya. Hal ini menghasilkan setiap kelompok kecil mempunyai persamaan ciri. Dengan cara seperti ini maka makhluk yang ada dipermukaan bumi ini dibedakan menjadi dua (2) kelompok dunia kehidupan besar yaitu: dunia hewan atau Animalia dan dunia tumbuhan atau Plantae. Selanjutnya setiap dunia akan dibagi menjadi kelompok-kelompok lebih kecil yang disebut dengan takson-takson.
1. Takson dalam Klasifikasi
Dunia hewan akan dibagi menjadi takson-takson sebagai berikut:
a. Kingdom atau kerajaan. e. Familia atau suku.
b. Filum. f. Genus atau marga.
c. Class atau kelas. g. Species atau jenis.
d. Ordo atau bangsa.
Dalam dunia tumbuhan dibagi menjadi takson-takson sebagai berikut:
a. Kingdom atau kerajaan. e. Familia atau suku.
b. Divisi. f. Genus atau marga.
c. Class atau kelas. g. Species atau jenis.
d. Ordo atau bangsa.

2. Sistem Penamaan dalam Klasifikasi
Selain itu, di dalam klasifikasi makhluk hidup menggunakan sistem penamaan yang disebut dengan Sistem Binomial Nomenklatur (Sistem nama ganda). Di dalam sistem Binomial Nomenklatur mempunyai aturan-aturan sebagai berikut:
a. Species terdiri dari dua kata, kata pertama menunjukkan genus dan kata kedua menunjukkan sifat spesifikasinya.
b. Kata pertama diawali dengan huruf besar dan kata kedua dengan huruf kecil.
c. Menggunakan bahasa latin atau ilmiah atau bahasa yang dilatinkan dengan dicetak miring atau digaris bawahi.
Contoh : Nama species Pisang ; Musa paradisiaca L
Genus : Musa
Species : paradisiaca
Pelaku pengidentifikasi oleh Linnaeus disingkat dengan L.
Beberapa alasan dalam klasifikasi menggunakan bahasa latin, karena:
a. Agar tidak ada kekeliruan dalam mengidentifikasi makhluk hidup karena tidak ada nama makhluk hidup yang sama persis.
b. Nama ilmiah jarang berubah.
c. Nama ilmiah ditulis dalam bahasa yang sama di seluruh dunia.
Tabel 2.3 Beberapa klasifikasi makhluk hidup
Urutan takson / tingkatan Hewan Tumbuhan
Kingdom
Divisi/filum
Class
Ordo
Familia
Genus
Species
Animalia
Chordata
Mammalia
Carnivora
Canidae
Canis
Canis familiaris
( Anjing ) Plantae
Spermatophyta
Angiospermae
Leguminosae
Papillioceae
Phaseolus
Phaseolus vulgaris
(kacang buncis)
C. Sistem Klasifikasi Lima Kingdom
Menurut RH.Whittaker yang didukung oleh banyak ahli biologi, pada tahun 1969 dikembangkan klasifikasi makhluk hidup menggunakan sistem lima kingdom sebagai berikut:
a. Monera
Pada bagian kingdom ini terdapat hal-hal penting yang perlu diketahui, yaitu:
 Monera berasal dari kata monares yang berarti tunggal.
 Mikroorganisme ini memiliki inti tetap, tidak memiliki selubung inti sehingga bersifat prokariotik. Misal: bakteri dan ganggang biru.
1). Bakteri
Struktur bakteri masih sangat sederhana tetapi mempunyai peranan yang penting. Umumnya tidak memiliki klorofil dan bersifat heterotrof. Tempat hidup bakteri di mana-mana misalnya di kulit, di mulut, di tanah, dan sebagainya.Berdasarkan bentuknya bakteri dibedakan menjadi 3 macam yaitu:
a) Bacillus: bakteri berbentuk batang atau basil.
Terdapat tiga macam bentuk bacillus, yaitu:
(1) Streptobacil, berbentuk panjang seperti rantai. Contoh: Bacillus antrhracis, penyebab penyakit antraks
(2) Diplobasil, berkelompok dua-dua.
(3) Basil tunggal.
b) Coccus: bakteri berbentuk bola. Terdapat lima macam bentuk coccus, yaitu:
(1) Monococcus, tunggal
(2) Diplococcus, berkoloni dua-dua
(3) Sreptococcus, seperti rantai
(4) Staphylococcus, seperti buah anggur
(5) Sarcina, berbentuk kubus.
c) Spirillum: bakteri berbentuk spiral. Terdapat tiga macam bentuk spririllum, yaitu :
(1) Spiral, berbentuk lebih dari setengah lingkaran
(2) Koma, berbentuk kurang dari setengah lingkaran
(3) Spirochaeta, berbentuk sulur berpilin.
Terdapat bakteri yang menguntungkan dan merugikan bagi kehidupan manusia. Bakteri yang menguntungkan bagi manusia, antara lain :
1. Clostridium pasteurianum dan Azotobacter chroococcum; mengikat nitrogen sehingga dapat menyuburkan tanah.
2. Rhizobium radicicola; terdapat dalam bintil akar kacang dapat menyuburkan tanah.
Bakteri yang merugikan bagi manusia, antara lain :
1. Salmonella typhosa, penyebab penyakit tipus.
2. Mycobacterium tuberculosis, penyebab penyakit TBC.
3. Clostridium tetani, pemyebab penyakit tetanus
4. Shigella dysentriae, penyebab penyakit disentri.
2). Ganggang biru (Chyanophyta)
Merupakan ganggang bersel satu, berbentuk koloni atau multisel. Selain mempunyai klorofil karotenoid juga mempunyai pigmen yang tergolong fibobilin yaitu fikosianin berwarna biru dan fikoeritrin berwarna merah. Mengapa diberi nama ganggang biru? Nama ganggang biru, sebab warna yang dominan berwarna biru. Manfaat ganggang biru, antara lain: Anabaena azollae digunakan sebagai pupuk, Spirullina sebagai bahan makanan yang mengandung protein dan lain-lain. Beberapa contoh ganggang biru yang lain antara lain:
1) Chroococcus dan Gleocapsa termasuk ganggang biru yang bersel tunggal
2) Polycystis adalah ganggang biru yang hidup berkoloni
3) Oscillatoria, Rivularia dan Nostoc adalah ganggang biru yang berbentuk benang (filamen)
b. Protista
Protista bersifat eukariotik, yaitu memiliki membran inti, bersel tunggal dan multiseluler. Misal: Protozoa yang mempunyai ukuran sangat kecil, satu sel, hidup di air atau parasit pada makhluk lain, berkembangbiak membelah diri.
Berdasarkan alat geraknya hewan bersel satu dibagi menjadi:
a. Hewan berkaki semu atau Rhizopoda, tubuhnya dapat membentuk kaki semu/pseudopodia. Contoh : Amoeba proteus, Entamoeba coli.
b. Hewan berbulu cambuk atau Flagellata, memiliki flagel yang bergerak mirip dengan cambuk. Contoh : Chlamydomono, Trypanosoma, Euglena.
c. Hewan berbulu getar atau Ciliata, memiliki silia yang selalu bergetar berfungsi sebagai alat gerak dan mengambil makanan. Contoh : Paramaecium, Didinum.
d. Hewan berspora atau Sporozoa, berkembang biak dengan spora. Contoh : Plasmodium.
c . Fungi
Pada bagian kingdom ini terdapat hal-hal yang harus diperhatikan, antara lain:
a. Jamur terdiri dari sel satu dan sel banyak.
b. Tubuh tersusun dari benang-benang halus disebut hifa.
c. Hifa ada yang bersekat dan ada yang tidak bersekat.
d. Berkembangbiak dengan spora
e. Hidup di tempat yang lembab
f. Hidupnya secara saprofit atau parasit
Berdasarkan bentuk hifa jamur dibedakan menjadi dua, yaitu:
1). Jamur Ganggang (Phycomycetes)
Jamur ini hifanya bersekat-sekat Pada tempe terdapat benang-benang halus disebut miselium yaitu cabang hifa, apabila tempe membusuk maka permukan tempe akan membusuk.
2). Jamur Benar (Eumycetes)
Jamur ini memiliki hifa yang bersekat-sekat. Berdasarkan tempat pembentuk spora dibedakan menjadi tiga, yaitu:
a) Ascomycetes, jamur ini membentuk spora pada sebuah alat seperti kantong yang disebut askus. Misal : Penicillium sp.
b) Basidomycetes, jamur ini membentuk spora pada sebuah alat seperti botol, umumnya jamur ini berukuran besar. Misal: Volvariella volvaceae (jamur merang), Auricula volvaceae (jamur kuping).
c) Jamur tidak sempurna (Deuteromycetes). Jamur ini tumbuh pada roti, sisa makanan, tongkol jagung, kotoran ternak dan manusia. Biasanya termasuk kelompok jamur penyebab penyakit. Misal: Tinea versicolor penyebab panu dan Aspergilus fimugtus penyebab penyakit saluran pernafasan pada manusia.
d. Plantae
Plantae dibedakan menjadi: ganggang, lumut, paku dan tumbuhan berbiji.
1). Ganggang atau alga
Berdasarkan zat warna alga dibedakan menjadi empat (4) golongan, yaitu :
a). Alga hijau atau Chlorophyceae, memilik pigmen hijau dan kuning/karoten, mutiseluler, berbentuk benang/lembaran. Contoh: Spirogyra, Chlorella, Chlorococcum.
b). Alga merah atau Rhodophyceae, memiliki pigmen fikoeritrin/merah, hidup di laut agak dalam. Contoh: Euchema spinosum bahan agar-agar.
c). Alga pirang atau Phaeophyceae, berwarna coklat kehijau-hijauan, banyak mengandung asam Alginat untuk industri tekstil dan obat-obatan. Contoh: Sargassum dan Turbinaria .
d). Alga kersik atau Chrysophyceae, hidup di laut, bangkai alga ini di dasar laut akan membentuk lapisan tanah yang disebut diatomae yang berguna untuk bahan isolasi, alat gosok logam dan bahan isolator dinamit.
2). Lumut (Bryophyta)
Lumut memiliki ciri–ciri sebagai berikut:
a). Memiliki akar, batang, daun, tetapi bukan akar, batang, daun sejati. Akar disebut rhizoid dan belum memiliki berkas pembuluh.
b). Rhizoid berfungsi menempelkan tubuh lumut dan hidup ditempat yang lembab.
c). Berkembang biak dengan kawin dan tak kawin yang disebut dengan pergiliran keturunan.
Perhatikan pergiliran keturunan lumut berikut ini!
 Spora lumut jatuh pada tempat cocok akan tumbuh menjadi protonema.
 Protonema akan tumbuh menjadi tumbuhan lumut.
 Lumut dewasa akan menghasilkan sel kelamin yaitu anteridium sebagai penghasil spermatozoid (sel kelamin jantan) dan arkegonium sebagai penghasil sel telur (sel kelamin betina).
 Hasil pembuahan antara ovum dan spermatozoid disebut zigot.
 Zigot akan tumbuh menjadi sporogonium.
 Sporogonium dewasa akan menghasilkan spora dalam bentuk sporangium (kotak spora)
 Sporogonium disebut sporofit dan tumbuhan lumut disebut gametofit.

Tumbuhan lumut dibedakan menjadi dua kelas, yaitu:
(1) Lumut Hati (Hepaticeae)
Tumbuhan lumut ini belum memiliki batang dan daun. Tubuhnya berbentuk lembaran dilengkapi rhizoid sebagai alat untuk melekatkan tubuhnya ke dalam tanah. Contoh : Marchantia.

Gambar 2.2 Lumut hati

(2) Lumut Daun (Muscii)
Tumbuhan lumut ini telah mempunyai batang, daun dan akar rhizoid. Contoh : Polytrichum.

Gambar 2.2 Lumut Daun
3). Tumbuhan Paku (Pteridophyta)
a) Tumbuhan paku sudah mempunyai akar batang dan daun yang jelas.
b) Pada daun terdapat bulatan berwarna kuning/cokelat disebut sorus (sori kalau banyak). Sorus merupakan kumpulan kotak spora yang dibungkus indusium.
c) Tempat hidup menempel pada pohon bersifat epifit.
d) Perkembangbiakan secara kawin dan tak kawin yang disebut pergiliran keturunan.
Perhatikan skema pergiliran keturunan paku di bawah ini!
Pergiliran tumbuhan paku:
• Spora yang telah masak, jatuh pada tempat yang cocok membentuk protalium.
• Protalium menghasilkan anteridium sebagai penghasil spermatozoid (sel kelamin jantan) dan arkegonium sebagai penghasil sel telur (sel kelamin betina).
• Hasil pembuahan disebut zigot yang akan tumbuh menjadi tumbuhan paku.
• Tumbuhan paku dewasa akan menghasilkan spora
• Tumbuhan paku disebut sporofit dan protalium disebut gametofit.
Klasifikasi Tumbuhan paku dibagi menjadi empat kelas, yaitu:
a) Paku lumut (Psilopitinae). Menyerupai tumbuhan lumut daun sebagian besar epifit. Contoh: Psilotum nudun.
b) Paku ekor kuda (Equisetinae). Batang terdapat dalam tanah, cabang beruas-ruas, daun fertil menghasilkan spora. Contoh: Equisetum sylvaticum dan Equisetum telematia.
3) Paku kawat (Lycopodiinae). Tubuhnya seperti rambut atau kawat, habitat di daerah pegunungan. Contoh: Lycopodium clavatum dan Selaginella willdenovi.
d) Paku benar (Filicinae). Dapat hidup dimana mana, sorus berkumpul pada ujung, tepi, dan tersebar dipermukaan daun. Contoh : Suplir, paku perak yang hidup di darat, semanggi dan Azolla pinnata yang hidup di air.
Manfaat tumbuhan paku bagi manusia, yaitu : sebagai tanaman hias, sebagai bahan obat-obatan, sebagai pupuk dan sebagai sayuran.
4). Tumbuhan biji (Spermatophyta)
Merupakan tumbuhan penghasil biji yang digunakan sebagai alat perkembangbiakan. Berdasarkan letak bakal biji dibagi menjadi dua macam, yaitu:
a) Gymnospermae (tumbuhan biji terbuka)
Gymnospermae adalah tumbuhan yang bakal bijinya tidak terlindung oleh daun buah, tetapi menempel pada daun buah.
Gymnospermae memiliki ciri–ciri sebagai berikut:
• Pohon berakar tunggang, daunnya berbentuk seperti jarum, kecil tebal dan tipis lebar.
• Alat kelamin jantan dan alat kelamin betina disebut srobilus yang mengandung sporangia.
Tumbuhan biji terbuka dibagi menjadi beberapa kelas, antara lain:
(1) Cycadinae
Menyerupai pohon palem, sedikit cabang, daun menyirip. Contoh: Cycas rumphii (Pakis haji)
(2) Gnetinae
Batang berkayu, bercabang, daun tunggal. Contoh Gnetum gnemon (mlinjo)
(3) Coniferinae
Tumbuhan semak, pohon tajuk berbentuk kerucut, daun berbentuk jarum. Contoh Pinus merkusii (pinus/tusan).
Manfaat tumbuhan biji terbuka, antara lain :
 sebagai bahan industri kertas: batang mlinjo dan pinus.
 sebagai bahan obat-obatan: pinus.
 sebagai bahan makanan: mlinjo.
 sebagai tanaman hias: pakis haji.
b ) Angiospermae (tumbuhan biji tertutup)
Angiospermae adalah tumbuhan yang bakal bijinya tersimpan dalam daun buah Angiospermae memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
• Alat perkembangbiakan berupa bunga.
• Organ tubuh akar batang daun sudah dapat dibedakan dengan jelas.
• Susunan daun menyirip, menjari, sejajar dan beranekaragam.
• Bakal biji tersimpan dalam daun buah.
• Adanya pembuahan ganda (terjadi dua kali peleburan), yaitu: antara sel spermatozoid dengan sel telur akan menghasilkan zigot atau biji dan antara sel spermatozoid dengan inti kandung lembaga sekunder (KLS) menghasilkan cadangan makanan.
Tumbuhan biji tertutup dibagi menjadi dua kelas, yaitu:
(1) Dikotil atau dicotyledoneae
Tanaman dikotil memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
tumbuhan biji berkeping dua.
akar tunggang.
daun tersebar berhadap-hadapan.
batang bercabang.
tulang daun menyirip atau menjari.
bagian daun berjumlah kelipatan 2, 4, atau 5.
biji memiliki dua daun lembaga.
Tumbuhan dikotil memiliki beberapa suku, antara lain:
(a) Suku getah–getahan (Euphorbiaceae)
Apabila dilukai bagian tubuhnya akan mengeluarkan getah berwarna putih Contoh: Manihot utilisima (ketela pohon), Hevea brasiliensis (karet).
(b) Suku kacang-kacangan (Papilonaceae).
Mahkota bunga berbentuk kupu-kupu, buahnya polong, akar sering ditemukan bintil-bintil akar. Contoh: Arachis hypogea (kacang tanah), Vigna sinensis (kacang panjang).
(c) Suku terung–terungan (Solanaceae)
Bunga berbentuk bintang, terompet, buah buni/buah kotak lapisan dalam berair atau berdaging. Contoh: Solanum lycopersicum (tomat), Capsicum annum (lombok)
(1) Monokotil/Monocotyledoneae
Tanaman monokotil memiliki ciri–ciri sebagai berikut:
tumbuhan biji berkeping satu.
akar serabut
daun berseling
tulang daun sejajar dan berbentuk pita.
bagian bunga berbilangan tiga.
biji memiliki satu daun lembaga.
Tumbuhan monokotil memiliki beberapa suku, antara lain:
(a) Gramineae (rumput-rumputan).
Contoh padi gandum, jagung dan tebu.
(b) Palmae (pinang-pinangan).
Contoh: kelapa, kelapa sawit, dan palem.
(c) Liliaceae (bawang-bawangan).
Contoh: bawang merah, bakung.
(d) Musaceae (pisang-pisangan).
Contoh: pisang manila, pisang hawaii.
e. Animalia
Berdasarkan ada tidaknya tulang ruas belakang pada hewan, dibedakan menjadi dua, yaitu:
1). Avertebrata
Avertebrata yaitu kelompok hewan yang tidak memiliki ruas tulang belakang.
Avertebrata memiliki beberapa filum, sebagai berikut:
a). Protozoa (hewan bersel satu)
Tubuh bersel satu, cara hidup bebas dan parasit pada makhluk hidup lain, selnya tidak memiliki plastida, bergerak dengan kaki semu, bulu cambuk, berbulu getar, cara berkembang biak dengan membelah diri (tak kawin) dan konjugasi (kawin).
b). Porifera (hewan berpori–pori)
Hidup di air, seluruh permukaan tubuh berpori-pori, mempunyai rangka dari zat tanduk, zat spons yang sering digunakan untuk alat gosok pada waktu mandi. Contoh: Euspongia, Poterion, dan Scypha.
c). Colenterata (hewan berongga)
Hidup di air, tubuhnya berongga, mempunyai tentakel untuk menangkap makanan dan sebagai alat peraba, mempunyai dua bentuk tubuh yaitu polip menempel pada tempat hidup dan medusa seperti payung melayang-layang di air.
d). Vermes (cacing)
Berdasarkan bentuk tubuh dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu:
(1) Platyhelminthes (cacing pipih)
Tidak mempunyai ringga dan anus, tetapi hanya memiliki satu lubang yaitu mulut untuk memasukkan makanan dan mengeluarakan sisa makanan. Cacing pipih dibagi menjadi 3 kelas, yaitu :
(a)Turbellaris (cacing getar) contoh Planaria.
(b)Trematoda (cacing hisap) contoh: Fasciola hepatica (cacing hati).
(c) Cestoda (cacing pita) contoh: cacing pita sapi, cacing pita babi.
(2) Nemathelminthes (cacing gilig)
Tubuhnya bulat panjang, tidak bersegmen-segmen, memiliki mulut dan anus, berkembang biak dengan kawin. Contoh: Ascaris lumbricoides (cacing perut), Ancylostoma duodenale (cacing tambang), Oxyuris vermicularis (cacing kremi).
(3) Annelida (cacing gelang)
Tubuh beruas-ruas, tersusun seperti cincin, memiliki mulut dan anus, antara kulit badan dan dinding terdapat rongga badan. Contoh: Chaetopoda (cacing berambut), yaitu: Wawo dan palolo (enak dimakan). Hirudinae (cacing penghisap darah) yaitu : lintah dan pacet.
e). Arthropoda (hewan berbuku–buku)
Tubuhnya dibedakan atas kepala, dada, dan perut. Memiliki alat indra yang peka terhadap sentuhan panas, bau-bauan, mata majemuk yaitu terdiri atas beribu-ribu mata kecil yang berbentuk segi enam disebut mata faset. Arthropoda meliputi empat kelas, yaitu:
(1) Insecta (serangga)
Tubuh terdiri atas kepala, dada dan perut. Susunan saraf tangga tali yaitu terdiri atas simpul–simpul yang saling berhubung. Pernafasan dengan sistem trakea, yaitu pembuluh udara yang bermuara pada stigma. Mengalami metamorfosis sempurna yaitu telur–larva–kepompong-dewasa dan metamorfosis tak sempurna telur–nimfa–dewasa. Peredaran darah terbuka, artinya darah mengalir di dalam pembuluh darah. Pencernaan makanan dari mulut sampai anus.
(2) Crustaceae (udang–udangan)
Tubuh terdiri atas kepala dada menyatu (cephalothorax) dan perut. Pada kepala terdapat dua pasang antena panjang dan pendek. Mempunyai kaki 5 pasang. Contoh: udang, kepiting, rajungan dan ketam.
(3) Arachnoidea (laba–laba)
Tubuh terdiri atas kepala dada menyatu dan perut (abdomen). Pada kepala terdapat 4 pasang kaki. Alat pernafasan paru–paru buku yaitu berlapis–lapis. Mempunyai sepasang mata besar dan beberapa mata kecil. Laba–laba dibagi menjadi tiga ordo, yaitu :
(a) Arachnida (bangsa laba-laba) contoh: laba–laba rumah .
(b) Scorpionida (bangsa kala) contoh: kalajangking.
(c) Acarina (bangsa tungau) contoh: caplak, kutu.
(4) Myriapoda (lipan)
Tubuh terdiri atas kepala dan perut (abdomen) yang beruasruas, tiap ruas mempunyai satu pasang kaki. Bernafas dengan trakea. Contoh: kelabang, kaki seribu.
f). Mollusca (hewan lunak)
Tubuh lunak banyak mengandung lendir dan terbungkus oleh mantel, cangkang dari zat kapur. Hewan ini dibedakan mejadi tiga kelas, yaitu:
(1) Polecypoda (kerang)
Tubuh dilapisi dua cangkang yang dihubungkan dengan engsel sehingga dapat membuka dan menutup. Cangkang terdiri dari tiga lapisan luar (periostrakum), tengah (prismatik) dan dalam (mutiara atau nakreas). Apabila ada benda yang masuk ke dalam mantel maka melapisi benda tersebut sehingga terbentuk mutiara.
(2) Gastropoda (cumi–cumi)
Hidup di laut, mempunyai tinta untuk melindungi diri bila ada musuh. Pada mulut mempunyai 8 tentakel pendek untuk memegang mangsa dan 2 tentakel panjang untuk perkawinan. Contoh : Gurita, cumi–cumi.
(3) Cephalopoda (siput)
Hidup di darat bernafas dengan paru-paru, di air dengan insang, berjalan dengan menggunakan otot perut sambil mengeluarkan lendir dari dalam tubuh untuk mempermudah gerakan. Termasuk hewan hermafrodit artinya mempunyai dua alat kelamin dalam satu tubuh jantan dan betina. Tetapi tidak melakukan pembuahan sendiri.
g). Echinodermata (hewan berkulit duri)
Tubuh diselimuti kulit duri, terdapat lempeng dari zat kapur memiliki alat gerak kaki ambulakral yang merupakan tabung yang dilengkapi dengan alat pengisap dan digunakan untuk melekat di dasar air. Sistem syaraf menyebar ke seluruh tubuh. Alat pencernaan dari mulut, usus anus. Pernafasan insang tersebar di seluruh permukaan tubuh. Perkembangbiakan secara kawin. Mempunyai daya regenerasi yaitu mempunyai kemampuan untuk menumbuhkan kembali bagian tubuh yang terputus. Echinodermata memiliki 5 kelas, yaitu:
(1) Asternoida (bintang laut)
(2) Echinoidea (landak laut)
(3) Ophiuroidea (bintang laut)
(4) Crinoidea (lilia laut )
(5) Holothuroidea (tripang).
2). Vertebrata
Vertebrata yaitu kelompok hewan yang memiliki ruas tulang belakang.
Hewan vertebrata dibagi menjadi lima kelas, yaitu:
a). Pisces (ikan)
Hidup di air, Pernafasan dengan insang, memiliki sirip untuk menentukan arah gerak di dalam air, memiliki gurat sisi untuk mengetahui tekanan di air. Suhu badan poikiloterm atau berdarah dingin yaitu suhu tubuh disesuaikan dengan lingkungan. Perkembangbiakan dengan cara bertelur. Contoh: ikan bertulang rawan (chondrichyes); ikan cucut, ikan pari, ikan hiu. Ikan bertulang sejati (osteichtyes); ikan merah, ikan salem.
b). Amphibia (amfibi)
Hidup di dua tempat, bernafas dengan insang dan paru–paru, suhu badan poikiloterm, berkembangbiak bertelur dan pembuahan di luar tubuh (eksternal). Contoh: katak pohon, salamander.
c). Reptillia (reptil)
Berkulit keras, kering dan bersisik. Pada ular sisiknya sering mengelupas. Suhu badan poikiloterm, berkembangbiak dengan bertelur, pembuahan di dalam tubuh betina. Contoh : kadal, buaya, ular.
d). Aves (burung)
Tubuh berbulu untuk terbang dan melindungi tubuh.,tulang berongga supaya ringan, suhu badan homoioterm atau berdarah panas yaitu suhu tubuh tetap. Berkembangbiak dengan bertelur dan pembuahan di dalam tubuh (internal). Contoh: burung kasuari, burung kutilang, burung walet dan sebagainya.
e). Mammalia (hewan menyusui)
Memiliki kelenjar susu, berkembangbiak biak dengan melahirkan anak ada beberapa yang bertelur, berambut, suhu badan homoioterm dan bernafas dengan paru-paru. Contoh:
• Sebangsa kera misalnya: monyet, beruk, kutung dan orang utan.
• Sebangsa hewan buas misalnya: harimau dan singa.
• Sebangsa pemakan serangga misalnya: tikus, celurut, dan tregiling.
• Sebangsa hewan pengerat misalnya: marmut, bajing dan tikus.
• Sebangsa kelelawar: kalong dan kampret.
• Sebangsa hewan berbelalai misalnya: gajah.
• Sebangsa ikan paus misalnya: lumba–lumba dan ikan paus.
• Sebangsa hewan berkantong misalnya: kanguru

D. Kunci Determinasi
Menyusun kunci determinasi sederhana. Untuk mempermudahkan membuat tahapan klasifikasi makhluk hidup dapat digunakan kunci determinasi. Kunci determinasi adalah uraian tentang ciri–ciri umum sampai ciri–ciri khusus makhluk hidup. Cara menggunakan kunci determinasi ini harus mengetahui nama bagian yang akan diamati, kemudian dicocokkan dengan dengan ciri–ciri yang ada pada kunci determinasi.
Untuk lebih jelasnya lakukan kegiatan dibawah ini.
Kegiatan 2.3 Kunci Determinasi
1. a. Tidak bertulang belakang ……………………………………………………. lanjutkan ke nomor 2
b. Mempunyai tulang belakang ……………………………………………….. lanjutkan ke nomor 3
2.a. Tubuh lunak, tidak bercangkang ……………………………………………………………. Gurita (a)
b. Tubuh tidak lunak, kaki berbuku-buku ………………………………….. lanjutkan ke nomor 4
3. a. Bertelur, bergerak dengan sirip ………………………………………………………………. ikan ( f )
b. Bertelur, bergerak bukan dengan sirip ………………………………….. lanjutkan ke nomor 5
4. a. Bersayap, bernafas dengan trakhea ………………………………………. lanjutkan ke nomor 6
b. Tidak bersayap, bernafas dengan insang ……………………………………………… udang ( d )
5. a. Menyusui anaknya memamah biak …………………………………………………………. sapi ( i )
b. Tidak menyusui anaknya, tidak memamah biak …………………….. lanjutkan ke nomor 7
6. a. Bersayap sisik ……………………………………………………………………………. kupu-kupu ( c )
b. Bersayap lurus ……………………………………………………………………………….. belalang ( g )
7. a. Mengalami metamorfosis ……………………………………………………………………. katak ( e )
b. Tidak mengalami metamorforsis …………………………………………… lanjutkan ke nomor 8
8. a. Mengerami telurnya berdarah panas …………………………………………………… burung ( h )
b. Tidak mengerami telurnya, berdarah panas …………………………………………… buaya ( b )
Carilah urutan nomor kunci determinasi di bawah ini :
Contoh : Gurita : 1a, 2a
1. Ikan 5. Sapi
2. Katak 6. Kupu-kupu
3. Burung 7. Udang
4. Buaya 8. Belalang

BAB III Organisasi Kehidupan

Kompetensi Dasar:
 Mendeskripsikan keragaman pada sistem organisasi kehidupan mulai dari tingkat sel sampai organisme
Standar Kompetensi:
 Siswa mampu mengaplikasikan konsep keanekaragaman makhluk hidup berdasarkan ciri-ciri kehidupan
Indikator:
 Peserta didik mampu mendeskripsikan bagian-bagian sel.
 Peserta didik mampu mendiskripsikan macam-macam jaringan hewan dan tumbuhan.
 Peserta didik mampu mendeskripsikan macam-macam organ pada tumbuhan dan hewan.
 Peserta didik mendeskripsikan macam-macam sistem organ.

Apakah yang dimaksud dengan organisasi kehidupan? Bagaimakah bentuk sel, jaringan, organ dan sistem organ, baik pada tumbuhan, hewann maupun manusia? Bagaimana pula fungsinya?
Organisme yang ada dipermukaan bumi ini sangat beragam mulai dari organisme yang paling sederhana yaitu yang terdiri dari satu sel sampai organisme yang komplek yaitu terdiri dari banyak sel. Organisme yang terdiri dari satu sel disebut uniseluler, contohnya: Bakteri, Amoeba, Paramaecium, dan Euglene. Sedang organisme yang terdiri dari banyak sel disebut multiseluler, contoh organisme yang dapat dilihat dengan mata biasa. Apa yang disebut sel? Bagaimanakah bentuk sel? Mari kita pelajari bersama-sama.

A. S e l

Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup. Ukuran sangat kecil untuk melihat harus dibantu dengan mikroskop. Sel pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke pada tahun 1665 dan menyebutkan sel itu seperti kotak sarang lebah atau sel penjara. Di dalam sel terdapat tiga bagian utama yaitu:
1. Membran sel atau selaput sel
Merupakan selaput yang membungkus seluruh isi sel. Berfungsi untuk melakukan pertukaran zat dalam sel. Zat itu antara lain oksigen, zat makanan dan sisa metabolisme. Dinding sel hanya terdapat pada tumbuhan tersusun atas selulosa.
2. Inti Sel atau nukleus
Merupakan bagian terpenting yang mengatur seluruh kegiatan sel. Biasanya bentuk inti sel bulat dan di dalamnya terdapat kromosom yang merupakan benang-benang pembawa sifat keturunan.
3. S i t o p l a s m a
Merupakan cairan yang mengisi seluruh bagian sel. Di dalam sitoplasma terlarut zat makanan dan zat-zat lainnya. Selain itu terdapat benda-benda khusus yang disebut dengan organel sel dan rongga sel (vakuola).
Organel sel yang terdapat dalam sitoplasma tersebut antara lain:
a. Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein atau pembentukan protein.
b. Mitokondria berfungsi untuk melakukan respirasi sel atau pernafasan sel untuk mendapatkan energi.
c. Badan Golgi berfungsi sebagai alat pengeluaran.
d. Retikulum endosplasma berfungsi sebagai sekresi protein dan lemak.
e. Vakuola merupakan rongga sel. Pada vakuola terdiri dari dua macam, yaitu: vakuola berdenyut berfungsi untuk pengeluaran dan vakuola makanan berfungsi sebagai tempat pencernaan makanan.
f. Kloroplas adalah zat warna hijau daun.
Perhatikan gambar sel hewan dan sel tumbuhan dibawah ini!

B. Jaringan

Dalam organisme bersel satu jelas hanya ada satu sel saja. Tetapi organisme yang bersel banyak dalam tubuh akan terdapat kumpulan sel-sel. Kumpulan sel-sel tersebut terdiri dari berbagai macam bentuk yang mempunyai fungsi yang berbeda–beda. Kumpulan sel atau sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama disebut jaringan.
Macam-macam jaringan, yaitu:
1. Jaringan pada tumbuhan
a. Jaringan epidermis yaitu jaringan yang melapisi permukaan tubuh tumbuhan, baik pada akar, batang dan daun. Jaringan ini tersusun rapat berfungsi untuk sebagai jaringan pelindung.
b. Jaringan meristem yaitu tersusun atas sel sel yang selalu membelah. Terdapat pada embrio di ujung akar, ujung batang dan kambium.
c. Jaringan pengangkutan yaitu jaringan sebagai pembuluh yang mengangkut air dan zat-zat makanan. Ada 2 macam jaringan pengangkutan yaitu :
1) Jaringan floem atau pembuluh tapis berfungsi untuk mengangkut air dan hasil fotosintesis dari daun.
2) Jaringan xilem atau pembuluh kayu berfungsi mengangkut air dan garam-garam mineral dari akar.
d. Jaringan penyokong. Merupakan sel sel dinding yang mengalami penebalan sehingga menjadi keras. Contoh pada kulit biji.
e. Jaringan parenkim. Merupakan jaringan dasar yang terdapat diantara jaringan–jaringan lainnya. Berfungsi sebagai tempat menyimpan makanan. Jaringan perenkim pada daun mengandung kloroplas untuk fotosintesis dan dibedakan menjadi dua yaitu jaringan spons dan jaringan pagar.
2. Jaringan pada hewan dan manusia
a. Jaringan epitel merupakan jaringan yang melapisi permukaan tubuh atau organ baik permukaan dalam maupun permukaan luar. Bentuk jaringan ini pipih, kubus, dan silinder.
b. Jaringan otot merupakan jaringan yang tersusun atas sel-sel otot dan bersifat lentur. Terdapat tiga (3) macam jaringan otot, yaitu:
1) Otot polos terdapat pada dinding alat-alat dalam.
2) Otot lurik terdapat pada rangka.
3) Otot jantung terdapat pada dinding jantung.
c. Jaringan syaraf merupakan jaringan yang tersusun atas sel–sel syaraf. Setiap sel syaraf terdiri dari badan sel dan serabut syaraf.
a. Jaringan ikat merupakan jaringan yang menghubungkan bagian tubuh dengan bagian tubuh yang lain.
b. Jaringan penyokong atau penunjang merupakan jaringan yang terdiri dari jaringan tulang rawan dan jaringan tulang. Jaringan penyokong berfungsi untuk memberi bentuk tubuh, melindungi tubuh dan menguatkan tubuh.

Gambar 3.3 Macam-macam Jaringan pada Hewan dan Manusia
C. O r g a n

Organ adalah kumpulan dari beberapa jaringan untuk melaksanakan fungsi tertentu. Contoh organ pada tumbuhan, antara lain:
1. Daun terdiri dari beberapa jaringan yaitu jaringan epidermis, jaringan pagar, jaringan bunga karang, jaringan pengangkutan. Jaringan epidermis sebagai pelindung jaringan lain, jaringan pagar dan jaringan bunga karang membentuk jaringan perenkim untuk digunakan sebagai tempat fotosintesis.

2. Akar terdiri dari jaringan epidermis, parenkim dan pengangkutan. Akar mempunyai fungsi menempelkan dan menancapkan tubuh tumbuhan dalam tanah.
3. Batang merupakan penghubung antara akar dan batang terdiri dari jaringan jaringan epidermis, parenkim dan pengangkutan.

Contoh organ pada hewan dan manusia, antara lain:
a) Jantung terdiri dari jaringan epitel, otot, ikat, dan syaraf. Jantung berfungsi untuk memompa darah.
b) Mata terdiri dari jaringan otot, syaraf, ikat, darah, dan lain-lain.
c) Ginjal terdiri jaringan otot, ikat, syaraf, dan lain-lain.

D. Sistem Organ

Di dalam tubuh organ–organ akan bekerja sama satu dengan lainnya. Tanpa ada kerjasama dengan organ lain proses dalam tubuh tidak akan terjadi. Contoh jantung berfungsi untuk mengedarkan darah, tak dapat berkerja tanpa adanya organ lain seperti pembuluh darah. Begitu juga sebaliknya pembuluh tidak dapat berkerja tanpa adanya jantung. Kumpulan organ-organ dengan sistem tertentu disebut sistem organ.
Sistem organ pada tumbuhan, antara lain: terdapat beberapa sistem yang dihubungkan dengan akar, batang, dan daun. Misalnya sistem pengangkutan, sistem pelindung, sistem penyokong dan lain sebagainya.
Sistem organ pada hewan dan manusia, antara lain:
1. Sistem pencernaan makanan terdiri dari: organ mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar dan anus.
2. Sistem pernafasan manusia terdiri dari : laring, tenggorokan, dan paru-paru.
3. Sistem peredaran darah manusia terdiri dari: jantung, pembuluh darah dan pembuluh getah bening.
4. Sistem pengeluaran terdiri dari : ginjal, kulit, paru-paru, hati
5. Sistem hormon terdiri dari anak ginjal, hifofisis, adrenal, dll
Di antara sistem–sistem tersebut, tidak bekerja sendiri–sendiri. Tetapi mereka saling bekerja sama sehingga membentuk proses kehidupan dalam organisme. Di dalam organisme terjadi susunan organisasi yang membentuk suatu organisme. Organisme yang terbentuk terdiri dari bagian terkecil yang disebut dengan sel, sampai akhirnya terbentuk organisme dengan urutan sebagai berikut:

Rangkuman
1. Makhluk hidup memiliki ciri-ciri meliputi : bergerak, peka terhadap rangsang, memerlukan makan, bernafas, tumbuh dan berkembang, berkembangbiak, adaptasi, regulasi dan ekskresi.
2. Klasifikasi makhluk hidup bertujuan untuk mempermudah mengenal dan mempelajari makhluk hidup yang beranekaragam. Klasifikasi tersebut berdasarkan adanya persamaan dan perbedaan ciri-ciri makhluk hidup.
3. Tingkatan dalam klasifikasi disebut takson yang terdiri dari : filum (division untuk tumbuhan), kelas, ordo, familia, genus dan species.
4. Untuk mempermudah membuat tingkatan dalam klasifikasi dapat menggunakan kunci determinasi yang memuat uraian tentang ciri-ciri makhluk hidup.
5. Makhluk hidup terdiri dari satu sel disebut dengan monoseluler dan bersel banyak disebut uniseluler.
6. Sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup.
7. Jaringan adalah kumpulan sel-sel yang sama bentuk dan fungsinya.
8. Organ adalah kumpulan jaringan-jaringan yang sama bentuk dan fungsi.
9. Sistem organ adalah kumpulan dari beberapa organ yang membentuk suatu sistem.
10. Organisme adalah kumpulan dari berbagai sistem organ yng membentuk kehidupan.
Pengayaan:
Sel pertama kali ditemukan oleh Robert Hooke yaitu ringa kecil-kecil yang tidak ada isinya. Schleiden dan Schwann mengadakan pengamatan sel tumbuhan dan sel hewan yang ahkirnya menemukan teori sel. Robert Brown pengadakan pengamatan benda-benda yang ada di dalam sel yang kemudian menemukan inti sel. Felix Durjadin memperhatikan sel yang hidup dan menemukan cairan yang ada dalam sel yang disebut protoplasma.

UJI KOMPETENSI 3
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar, dengan memberikan
tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d!
1. Unit terkecil dari makhluk hidup disebut ….
a. sel b. jaringan c. organ d. individu
2. Hewan yang terdiri dari satu sel disebut ….
a. sel berjumlah satu b. hanya satu c. monoseluler d. diseluler
3. Tumbuhan bersel banyak disebut ….
a. uniseluluer b. multiseluler c. jumlah banyak d. sel besar
4. Pernyataan yang benar mengenai sel adalah ….
a. sel adalah makhluk hidup c. Hewan hanya memiliki organ
b. jaringan tidak dimiliki tumbuhan d. sel adalah unit terkecil dari makhluk hidup
5. Bagian sel berfungsi mengatur semua kegiatan yang dilakukan oleh sel disebut ….
a. sitoplasma b. inti sel c. anak inti sel d. mebran sel
6. Bagian sel yang hanya terdapat pada tumbuhan adalah….
a. plasma sel b. membran plasma c. dinding sel d. mitokondria
7. Jaringan pembuluh berfungsi untuk ….
a. melapisi permukan tubuh c. menyokong tubuh
b. membuat makanan d. mengangkut zat makanan
8. Tugas daun adalah sebagai berikut, kecuali ….
a. transpirasi b. transportasi c. pertukaran gas d. fotosintesis
9. Organ pada tumbuhan yang berfungsi untuk pernafasan adalah ….
a. stomata b. mesofil c. epidermis d. xilem
10. Organ tubuh manusia yang berfungsi untuk mengeluarkan air dan sisa metabolisme dari dalam tubuh adalah ….
a. hati b. ginjal c. jantung d. pankreas
11. Bagian sel yang berfungsi untuk respirasi sel adalah ….
a. mitokondria b. inti sel c. rongga sel d. membran
12. Makhluk hidup yang termasuk uniseluler adalah….
a. bakteri, amoeba, jamur c. serangga, cacing, bakteri
b. cacing, jamur, bakteri d. amoeba, bakteri, ganggang biru
13. Organ yang berfungsi untuk memompa darah pada manusia adalah ….
a. ginjal b. hati c. jantung d. paru–paru
14. Organ manusia yang paling berat tugasnya adalah ….
a. hati b. ginjal c. otak d. jantung
15. Di bawah ini yang tidak termasuk organ manusia adalah ….
a. lambung, usus c. jantung dan paru-paru
b. mata, telinga hidung d. epitel dan syaraf
16. Transpirasi pada tumbuhan hijau terjadi pada ….
a. batang, akar b. batang, daun c. daun, akar d. batang daun, akar
17. Pengangkutan oksigen dan sari-sari makanan adalah fungsi .…
a. pencernaan b. peredaran darah c. pernafasan d. syaraf
18. Pembuluh yang mengangkut hasil fotosintesis adalah pembuluh ….
a. xylem b. floem c. pengangkutan d. respirometer
19. Tenggorokan adalah salah satu organ sistem ….
a. pernafasan b. percernaan c. pengeluaran d. peredaran darah
20. Urutan organisasi kehidupan adalah ….
a. sel – jaringan – organ – sistem organ – organisme
b. organisme – sel – jaringan – sistem organ – organ
c. organ – sistem organ – organisme – sel jaringan
d. jaringan – sel – organ – sistem organ – organisme
21. Tujuan klasifikasi makhluk hidup adalah untuk ….
a. mempermudah pergenalan makhluk hidup
b. memilih makhluk hidup yang dapat dimakan
c. menentukan asau-usul makhluk hidup
d. memberikan nama pada setiap makhluk hidup
22. Urutan takson yang paling tepat untuk tumbuhan adalah ….
a) divisi – kelas – familia – genus – species
b) divisi – familia – kelas – genus – species
c) filum – kelas – familia – genus – species
d) filum – falimia – kelas – genus – species
23. Nama ilmiah padi yaitu Oryza sativa. Kata oryza merupakan petunjuk nama ….
a. genus b. species c. kelas d. familia
24. Dalam kelompok manakah jumlah individu lebih banyak?
a. species b. genus c. kelas d. famili
25. Salah satu ciri khas yang membedakan ganggang dan jamur adalah …
a. ganggang tak berklorofil c. jamur berklorofil
b. jamur tak berklorofil d. ganggang bersel satu
26. Lumut kerak merupakan tumbuhan …
a. hasil hidup bersama askomisetes dan ganggang
b. berasal dari simbiosis antara jamur dan lumut
c. gabungan antara jamur dan paku
d. hasil hidup bersama 2 macam jamur
27. Tumbuhan yang memiliki bagian seperti akar, batang, dan daun yang berwarna hijau. Ke dalam kelompok manakah tumbuhan itu digolongkan ….
a. jamur b. alga c. tumbuhan paku d. lumut
28. Bagian yang menghasilkan sel kelamin jantan pada tumbuhan paku adalah …
a. protalium b. arkrgonium c. anteriduim d. sporogonium
29. Daun tumbuhan paku yang dapat menghasilkan spora disebut daun yang …
a. steril b. hidup c. besar d. fertil
30. Tumbuhan paku dapat hidup melekat pada pohon lain. Cara hidup seperti ini disebut …
a. epifit b. saprofit c. parasit d. semi parasit
31. Berikut ini termasuk dalam kelompok tumbuhan tidak berpembuluh kecuali…
a. ganggang b. tumbuhan paku c. lumut d. jamur
32. Benang-benang halus berwarna putih yang terdapat pada cendawan adalah …
a. spora b. rizoid c. sporangium d. hifa
33. Kelompok tumbuhan biji terbuka adalah …
a. kacang tanah, jagung, jambu mete c. kacang tanah, mlinjo, pinus
b. pakis haji, mlinjo, pinus d. pakis haji, jambu mete, jagung
34. Tumbuhan biji terbuka yang umumnya dijadikan tanaman hias adalah …
a. pakis haji b. tusam c. mlinjo d. damar
35. Kerangka hewan berpori dapat dimanfaatkan untuk ….
a. penggosok pakainan c. spons mandi
b. pengosok kulit d. vas bunga
36. Burung termasuk hewan berdarah panas, artinya ….
a. suhu tubuh mengikuti suhu lingkungan
b. suhu tubuh lebih tinggi dari suhu lingkungan
c. meskipun suhu lingkungan berubah, suhu tubuhnya tetap
d. mempunyai kemampuan adaptasi terhadap lingkungan
37. Di antara hewan berikut yang rangkanya berupa rangka dalam adalah ….
a. belalang dan kupu-kupu c. katak dan kadal
b. lebah dan laba-laba d. kumbang dan kala
38. Pada waktu terbang burung lebih efektif bernafas dengan menggunakan ….
a. paru-paru buku c. pundi-pundi hawa
b. insang dan paru-paru d. paru buku dan pundi hawa
39. Rhizopoda adalah hewan bersel satu yang bergerak dengan .…
a. kaki semu b. kaki tabung c. bulu getar d. bulu cambuk
40. Proses pernafasan pada organisme disebut .…
a. ekspirasi b. respirasi c. inpirasi d. ekresi
41. Alat pernafasan yang sesuai adalah .…
a. ikan trakea b. katak insang c. burung paru-paru d. tikus trakea
42. Alat gerak ikan adalah .…
a. insang b. sirip c. kaki d. badan
43. Jika tumbuhan putri malu disentuh daun akan mengatup maka tumbuhan ini melakukan .…
a. ekskresi b. respirasi c. iritabilita d. reproduksi
44. Tumbuhan hijau mendapatkan makanan dari ….
a. orang lain b. tumbuhan lain c. hewan lain d. memasak sendiri
45. Proses bertambah besar dan tidak dapat kembali ke semula disebut ….
a. pertumbuhan c. berkembangbiak
b. perkembangan d. regulasi

B. Isilah titik–titik di bawah ini!
1. Unit terkecil dari makhluk hidup disebut …..
2. Pembuluh xilem disebut ….
3. Jantung manusia disebut ….
4. Kumpulan dari jaringan–jaringan akan membentuk ….
5. Tempat sintesa protein dalam di dalam sel adalah ….
6. Cairan pada sel disebut ….
7. Rongga yang berfungsi sebagai alat pengeluaran disebut ….
8. Mitokondria berfungsi untuk ….
9. Kumpulan beberapa organ disebut ….
10. Hidung, tenggorokan, dan paru–paru disebut sistem ….
11. Pengelompokan makhluk hidup disebut dengan ….
12. Tingkatan takson paling rendah pada hewan adalah ….
13. Aturan penulisan species disebut sistem ….
14. Ganggang hijau mengandung zat ….
15. Perkembangbiakan secara kawin dan tak kawin pada lumut disebut ….
16. Penghasil spora pada tumbuhan paku disebut ….
17. Alga yang dapat digunakan untuk membuat agar–agar adalah ….
18. Penghasil mutiara adalah ….
19. Cacing berambut adalah ….
20. Mamalia berkantung adalah ….
C. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat!
1. Samakah bagian–bagian sel hewan dan tumbuhan? Jelaskan!
2. Apa yang dimaksud jaringan dan sebutkan contohnya!
3. Apa hubungan antara sel dengan organisme?
4. Sebutkan organ yang menyusun sistem pencernaan makanan!
5. Tulis urutan organisasi kehidupan!
6. Jelaskan fungsi pembuluh floem!
7. Sebutkan organ yang ada pada tumbuhan!
8. Jelaskan fungsi bunga dan akar!
9. Jelaskan apa yang akan terjadi bila salah satu organ dalam sistem
percernaan terganggu?
10. Tuliskan organ–organ dalam sistem pengangkutan tumbuhan!
11. Sebutkan urutan takson pada tumbuhan dari tinggi ke rendah!
12. Tuliskan 3 aturan klasifikasi sistem binomial nomenklatur!
13. Sebutkan 2 perbedaan tumbuhan biji terbuka dan tumbuhan biji tertutup!
14. Sebutkan 3 ciri-ciri serangga!
15. Jelaskan pengertian hewan berdarah dingin dan beri contohnya!
16. Tuliskan perbedaan pergiliran keturunan pada lumut dan paku!
17. Apa yang dimaksud tumbuhan biji tertutup!
18. Jelaskan cara pembuahan pada ikan!
19. Sebutkan perbedaan tumbuhan monokotil dan tumbuhan dikotil!
20. Sebutkan manfaat tumbuhan biji terbuka!

BAB IV
SALING KETERGANTUNGAN
DALAM EKOSISTEM

Kompetensi Dasar:
 Menentukan ekosistem dan saling hubungan antara komponen ekosistem.
Standar Kompetensi:
 Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem

Apa manfaat cacing tanah?
Dalam rantai makanan cacing berfungsi sebagai pengurai kerena memakan daun–daun yang berguguran kemudian makanan dicerna dan dikeluarkan dalam bentuk kotoran. Kotoran akan dimakan bakteri sampai habis. Selain itu cacing juga ikut membuat rongga tanah sehingga dalam tanah terdapat oksigen, sehingga tanah menjadi subur.

Kalian pernah melihat kupu–kupu beterbangan di halaman sekolahmu? Kupu–kupu hinggap pada tanaman bunga untuk membantu penyerbukan. Tumbuhan membutuhkan air untuk kelangsungan hidupnya. Manusia butuh tanaman padi untuk makan. Coba kamu bayangkan seandainya tidak ada kupu–kupu, bagaimana penyerbukan pada bunga? Tumbuhan tidak ada air, dan manusia tidak ada makanan. Apa yang akan terjadi? Hal ini menunjukkan adanya saling interaksi antara organisme satu dengan lainnya dan antara organisme dengan lingkungan. Dalam hubungan tersebut akan terjadi saling ketergantungan satu sama lain dalam suatu ekosistem. Ekosistem merupakan interaksi antara organisme dalam suatu lingkungan.

A. Komponen Ekosistem

Indikator:
 Peserta didik mampu menentukan komponen-komponen ekosistem.

Marilah kita berjalan-jalan di halaman sekolah. Lakukan observasi dan catatlah bagian-bagian yang menyusun ekosistem di halaman sekolahmu! Dari data yang kalian peroleh nanti kita kelompokkan bersama-sama.
Komponen ekosistem terdiri dari dua komponen, yaitu:
1. Komponen yang tak hidup disebut dengan komponen abiotik
Komponen itu antara lain: tanah, air, udara, cahaya matahari.
2. Komponen yang terdiri dari makhluk hidup disebut dengan komponen biotik.
Dalam komponen biotik terdiri dari tumbuhan, hewan, manusia dan mikroorganime. Berdasarkan fungsi, komponen biotik dibedakan menjadi:
a. P r o d u s e n
Produsen merupakan kelompok organisme yang dapat membuat makanan sendiri. Semua jenis tumbuhan hijau termasuk produsen. Mengapa tumbuhan hijau dapat membuat makanan sendiri? Tumbuhan hijau dapat menghasilkan makanan sendiri melalui
proses fotosintesis.
Perhatikan proses fotosintesis di bawah ini!

Zat makanan akan tersimpan pada daun, batang, akar dan buah. O2 dilepas ke udara dimanfaatkan oleh organisme lain untuk pernafasan. Organisme yang dapat membuat makanan sendiri seperti di atas disebut organisme autotrof. Ada tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil maka kebutuhan makanannya tergantung organisme lain karena tidak dapat berfotosintesis, misal : tali putri.
b. K o n s u m e n
Kelompok yang terdiri dari hewan dan manusia. Kelompok ini tidak dapat membuat makanan sendiri, untuk itu tergantung pada organisme lain. Organisme tersebut disebut organisme heterotrof, yang artinya organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri sehingga untuk memenuhi kebutuhannya tergantung pada organisme lain. Maka di sini terjadi peristiwa makan memakan.
Berdasarkan tingkat memakannya, terbagi menjadi:
1) Konsumen I atau primer: organisme yang makan produsen (tumbuhan hijau)
2) Konsumen II atau sekunder: organisme yang makan konsumen I atau primer.
Berdasarkan jenis makanannya, konsumen sebagai organisme heterotrof dibagi menjadi:
1) Herbivora: hewan pemakan tumbuhan
Contoh: kerbau, kambing, belalang.
2) Karnivora: Hewan pemakan daging
Contoh: anjing, elang, harimau.
3) Omnivora: hewan pemakan segalanya
Contoh: tikus, ayam, luwak.
c. Pengurai atau dekompuser
Merupakan mikroorganisme yang menguraikan senyawa organik atau bahan makanan yang ada pada sisa organisme menjadi enyawa an organik yang lebih kecil. Pengurai biasanya dari golongan jamur dan bakteri yang tidak dapat membuat makanan sendiri dan mereka memperoleh makanan dengan cara menguraikan organisme yang telah mati. Hasil penguraian ini berupa zat mineral yang akan meresap ke dalam tanah. Zat mineral tersebut akan dimanfaatkan oleh tumbuhan.
Tugas Individu
1. Tuliskan komponen abiotik dan komponen biotik di sekitar rumahmu!
2. Bagaimanakah jika dalam lingkunganmu tidak ada sinar matahari?

B Satuan–Satuan Ekosistem
Indikator:
 Peserta didik mampu menyebutkan satuan–satuan ekosistem.

Pada waktu kalian jalan-jalan di halaman sekolah, apakah kalian menemukan seekor semut, sebatang rumput, sekelompok semut atau sekelompok rumput? Seekor semut, sebatang rumput itu disebut individu, sedangkan sekelompok semut, sekelompok rumput itu disebut popolasi. Jadi apa yang dimaksud individu dan populasi? Individu adalah makhluk hidup tunggal. Populasi adalah sekelompok makhluk hidup yang sejenis mendiami tempat tertentu.
Karena jumlah organisme di suatu tempat dengan tempat lain berbeda-beda maka tingkat kepadatan populasi pun berbeda-beda. Kepadatan adalah hubungan antara jumlah individu dan ruang yang ditempati. Sedangkan kepadatan populasi adalah jumlah individu makhluk hidup sejenis per satuan luas tempat yang dihuni pada waktu tertentu.
Contoh : Pada tahun 2000, daerah X luasnya 2 km2 dihuni oleh 200 orang penduduk. Maka kepadatan penduduknya adalah 200 orang per 2 km2 = 100 orang per km2. Artinya daerah seluas 1 km2 dihuni 100 orang penduduk.
Kepadatan populasi suatu jenis makhluk hidup pada sutu daerah dari tahun ke tahun selalu mengalami perubahan.
Ada dua hal yang menyebabkan terjadinya perubahan populasi, sebagai berikut :
1. Adanya individu yang datang, yaitu karena adanya kelahiran (natalitas) dan imigrasi.
2. Adanya individu yang pergi, karena adanya kematian (mortalitas) dan emigrasi.
Tempat hidup makhluk hidup itu disebut dengan habitat. Populasi rumput, populasi semut dan populasinya hidup bersama–sama ditempat tertentu disebut komunitas. Komunitas adalah kumpulan populasi–populasi yang berbeda dan hidup bersama pada tempat tertentu. Makhluk hidup bertempat tinggal dalam suatu habitat akan tergantung pada lingkungan. Lingkungan adalah segala suatu yang ada di sekitar makhluk hidup. Kesatuan antara komunitas dengan lingkungannya dimana di dalamnya ada hubungan timbalbalik disebut dengan ekosistem. Sedangkan ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan disebut ekologi.
Terdapat dua macam ekosistem, yaitu :
1. Ekosistem buatan; yang sengaja dibuat oleh manusia. Misal: sawah,
kolam akuarium.
2. Ekosistem alami; yang tidak dibuat oleh manusia tetapi sudah ada dari
alam. Misal: sungai, pantai, hutan.
Ekosistem yang terbesar di bumi disebut biosfer yang terdiri dari seluruh ekosistem yang ada di permukaan bumi.

Kegiatan 4.1 Menghitung kepadatan populasi di kelas
Langkah Kerja:
1) Hitunglah luas ruangan kelasmu dalam meter persegi dengan mengalikan panjang kali lebar ruangan.
Panjang = …………………….. meter
Lebar = …………………….. meter
Luas kelas = …………………….. meter 2
2) Hitung jumlah siswa dalam kelasmu !
Jumlah siswa = …………………….. orang.
3) Hitunglah kepadatan populasinya !

C Hubungan Antar Komponen Ekosistem

Indikator:
 Memahami hubungan antara komponen biotik dan abiotik.
 Memahami hubungan antara komponen biotik dan biotik.

Di dalam ekosistem terjadi saling ketergantungan antar komponen, sehingga apabila salah satu komponen mengalami gangguan maka mempengaruhi komponen lainnya. Ekosistem dikatakan seimbang apabila jumlah antara produsen, konsumen I dan konsumen II seimbang keterangan gambar anak panah : dimakan.
1. Hubungan antara komponen biotik dan komponen abiotik
Keberadaan komponen abiotik dalam ekosistem sangat mempengaruhi komponen biotik. Misal: tumbuhan dapat hidup baik apabila lingkungan memberikan unsur-unsur yang dibutuhkan tumbuhan tersebut, contohnya air, udara, cahaya, dan garam–garam mineral. Begitu juga sebaliknya komponen biotik sangat mempengaruhi komponen abiotik yaitu tumbuhan yang ada di hutan sangat mempengaruhi keberadaan air, sehingga mata air dapat bertahan, tanah menjadi subur. Tetapi apabila tidak ada tumbuhan, air tidak dapat tertahan sehingga dapat menyebabkan tanah longsor dan menjadi tandus.
Komponen abiotik yang tidak tergantung dengan biotik antara lain: gaya grafitasi, matahari, tekanan udara.
2 . Hubungan antara komponen biotik dengan komponen biotik
Di antara produsen, konsumen dan pengurai adalah saling ketergantungan. Tidak ada makhluk hidup yang hidup tanpa makhluk lainnya. Setiap makhluk hidup memerlukan makhluk hidup lainnya untuk saling mendukung kehidupan baik secara langsung maupun tak langsung. Hubungan saling ketergantungan antar produsen, konsumen dan pengurai. Terjadi melalui peristiwa makan dan memakan melalui peristiwa sebagai berikut:
a . Rantai makanan
Merupakan peristiwa makan dan dimakan dalam suatu ekosistem
dengan urutan tertentu.

b . Jaring-jaring makanan
Merupakan sekumpulan rantai makanan yang saling berhubungan
dalam suatu ekosistem. Seperti contoh jaring-jaring makanan di
bawah ini terdiri dari 5 (lima) rantai makanan

c . Piramida makanan
Merupakan gambaran perbandingan antara produsen, konsumen I, konsumen II, dan seterusnya. Dalam piramida ini semakin ke puncak biomassanya semakin kecil.

Gambar 4.3 Piramida makanan
d . Arus energi
Merupakan perpindahan energi dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Yaitu dari sinar matahari lalu produsen, ke konsumen tingkat I, ke konsumen tingkat II sampai pengurai. Sedangkan mineral membentuk siklus. Energi yang dilepas sangat kecil karena setiap organisme membutuhkan energi dalam memenuhi kebutuhannya.

Gambar 4.4 Arus energi
e . Siklus energi
Merupakan perpindahan zat dari tempat satu ke tempat yang
lainnya. Akhirnya akan kembali ke tempat zat itu berasal. Contoh
lihat siklus air di bawah ini!

Gambar 4.5 Siklus air
Keseimbangan ekosistem dapat terjadi bila ada hubangan timbal balik di antara komponen–komponen ekositem.
Tugas Individu
1. Lengkapilah gambar di bawah ini !

2. Ada berapa rantai makanan di atas?
3. Ambillah organisme yang letaknya bukan di ujung rantai makanan, apa yang terjadi pada jaring–jaring makanan?
4. Peristiwa pada no 3 sering terjadi di alam, faktor–faktor apa saja yang mempengaruhi?

D. Interaksi Antar Organisme

1. Simbiosis
Simbiosis dapat diartikan sebagai cara hidup bersama antara dua jenis makhluk hidup yang bersifat langsung dan erat. Jenis makhluk hidup yang melakukan simbiosis disebut simbion. Berdasarkan sifat hubunganya simbiosis dibedakan menjdi tiga, yaitu simbiosis mutualisme, simbiosis komensalisme dan simbiosis paratisme.
a. Simbiosis Mutualisme.
Simbiosis mutualisme adalah hubungan langsung dan erat antara dua jenis makhluk hidup yang berbeda dan saling menguntungkan. Termasuk simbiosis mutualisme antara lain sebagai berikut.
1) simbiosis antara kupu kupu dan bunga
2) simbiosis antara ganggang dan jamur
3) simbiosis antara bakteri dan akar tumbuhan
4) simbiosis antara manusia dan bakteri usus besar
5) simbiosis antara fungi dan akar tumbuhan
6) simbiosis antara badak dan burung jalak
b. Simbiosis Komensalisme
Simbiosis komensalisme adalah hubungan yang erat dan berlangsung antara dua jenis makhluk hidup yang berbeda yang satu untung yang lain tidak dirugikan. Termasuk simbiosis komensalisme antara lain sebagi berikut
1) simbiosis antara epifit dan pohon inang
2) simbiosis antara kepiting laut dan anemon laut.
3) Simbiosis antara ikan remora dan hiu
c. Simbiosis Paratisme
Simbiosis paratisme adalah hubungan yang erat antara dua jenis makhluk hidup yang berbeda, yang satu mendapat keuntungan sedang yang lain dirugikan. Makhluk hidup yang diuntungkan disebut parasit, sedang yang dirugikan disebut inang, simbiosis paratisme antara lain sebagai berikut
1) simbiosis antara cacing pita dan manusis
2) simbiosis antara benalu dan tumbuhan inang
3) simbiosis antara tali putri dan inang
4) simbiosis antara raflesia dan inang
2. Antibiosis
Antibiosis merupakan hubungan antara dua makhluk hidup berbeda jenis yang salah satu jenisnya menghambat pertumbuhan jenis yang lain. Misalnya hubungan antara jenis jamur Penicillium notatum atau Penicillium chryogenum dengan bakteri.
Jika dalam medium agar ditumbuhi oleh jamur penisilin, akan terjadi hubungan antibiosis. Hal ini terjadi karena jamur penisilin menghasilkan zat penghambat (antibiotika) yang disebut penisilin. Zat antibiotik dapat membunuh bakteri yang hidup pada medium agar, sehingga dapat menghambat pertumbuhan koloni bakteri.
Antibiotika penisislin pertama kali ditemukan oleh Alexander Fleming (1928) dari Inggris, sekarang telah ditemukan beraneka macam antibiotika, seperti Streptomisin, Kloromisietin, Tetrasiklin, Tetramisin, Kloromfemikol, Aurreomisin dan Basitrasin. Zat -zat tersebut sangat bermanfaat di dunia kedokteran untuk mengobati penyakit karena infeksi.

BAB V Keanekaragaman Makhluk Hidup dan
Upaya Pelestariannya

Standar Kompetensi:
 Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem
Kompetensi Dasar:
 Mengidentifikasi pentingnya keanekaragaman makhluk hidup dalam pelestarian ekosistem.
Indikator:
 Peserta didik mampu mampu mengidentifikasi keanekaragaman makhluk hidup.
 Peserta didik mampu menyebutkan upaya pelestarian makhluk hidup.

1. Keanekaragaman Makhluk hidup
Di permukaan bumi dihuni oleh berjuta-juta makhluk hidup, baik itu di daratan maupun di lautan. Bagaiamana dengan halaman sekolahmu? apakah juga dihuni makhluk hidup? Coba sebutkan makhluk hidup yang ada di halaman sekolahmu! Berapa macamnya? Apakah makhluk hidup yang kamu jumpai itu sama? Coba lihat apakah daun dalam satu jenis pohon sama? Terdapat beberapa macam variasi bentuk daun dalam satu jenis pohon. Variasi-variasi inilah yang menunjukkan bahwa makhluk hidup itu mempunyai keanekaragaman.
Apa yang dimaksud keanekaragaman? Keanekaragaman adalah perbedaan di antara makhluk hidup yang berbeda jenis dan spesiesnya. Bagaimana keanekaragaman di dunia terjadi? Keanekaragaman makhluk terjadi karena adanya perbedaan sifat, seperti: ukuran, bentuk, warna, fungsi organ, tempat hidup dan lain–lain. Keanekargaman makhluk hidup sangat penting bagi kelangsungan dan kelestarian makhluk hidup. Suatu kelompok makhluk hidup yang memiliki kelestarian tinggi, terdapat keanekaragaman yang tinggi. Sebaliknya makhluk hidup yang memiliki tingkat kelestarian rendah, terdapat keanekaragaman rendah dan terancam punah. Keanekaragaman makhluk hidup bersifat tidak tetap atau tidak stabil. Hal ini disebabkan oleh campur tangan manusia terhadap lingkungan yang dapat mempengaruhi keanekaragaman. Penurunan keanekaragaman makhluk hidup dapat terjadi secara alami dan campur tangan manusia. Dewasa ini campur tangan manusia berperan besar dalam penurunan keanekaragaman makhluk hidup, baik itu disadari maupun tidak disadari.
Beberapa perbuatan manusia yang dapat mengancam atau menurunkan keanekaragaman makhluk hidup antara lain:
a. Pembabatan hutan alam, untuk jalan raya, pabrik, perumahan dan sebagainya.
b. Penggunaan pestisida, insektisida dan sejenisnya yang tidak bertanggung jawab.
c. Pembuangan limbah industri yang sembarangan.
d. Perburuan hewan yang tidak bertanggung jawab.
Dalam perjalanan waktu ada kelompok makhluk hidup yang mengalami peningkatan keanekaragaman, ada yang tetap, ada pula yang berkurang keanekaragamannya.
2. Upaya Pelestarian Makhluk Hidup
Keanekaragaman makhluk hidup telah memberikan manfaat bagi kehidupan manusia atau makhluk hidup lainnya. Sepantasnya manusia berusaha dan bertindak untuk memelihara, mengembangkan dan menjaga keanekaragaman makhluk hidup sebagai sumber daya alam hayati, agar senantiasa dapat memperoleh manfaatnya. Mengapa dunia sekarang berada pada saat harus segera bertindak melestarikan keanekaragaman makhluk hidup? Dampak buruk yang diakibatkan karena terjadi kepunahan terhadap makhluk hidup, merugikan bagi manusia itu sendiri. Di Indonesia banyak spesies hewan, dan tumbuhan asli Indonesia di ambang kepunahan dan bahkan sudah punah. Menurut hukum alam suatu spesies yang sudah punah, tidak akan tercipta lagi di bumi ini. Apakah itu tidak merugikan?
Pelestarian makhluk hidup dapat dilakukan melalui cara–cara sebagai berikut :
a. Tu m bu h – t u m bu h a n
Upaya yang dilakukan, sebagai berikut:
1) Kebon koleksi, biasanya hanya untuk mempertahankan tumbuhan bibit unggul.
Contoh : kebon kelapa di Bone-Bone, kebon mangga di Pasuruan.
2) Kebun plasma nutfah, merupakan perkembangan kebun koleksi
Contoh: di Cibinong LIPI dengan buah-buahan inti, temu-temuan, talas, dan suweg.
3) Kebun botani, didirikan pada tahun 1817 di Bogor, terkenal dengan Kebon Raya Bogor.
b. H e w a n
Upaya yang dilakukan, sebagai berikut:
1) Menangkar hewan langka dengan cara mengisolasi hewan tersebut.
2) Mengambil telur–telur hewan untuk dibantu menetaskannya.
3) Memindahkan hewan langka ke tempat yang lebih cocok.
4) Membuat undang–undang perburuan.

Indonesia memperkenalkan cara penebangan di hutan dengan sistem TPI (Tebang Pilih Indonesia) atau TPTI (Tebang Pilih dan Tanam Indonesia). Apa yang dimaksud dengan sistem tersebut ? Apa keuntungan dan kerugian yang ditimbulkan dari sistem tersebut? Coba diskusikan dengan anggota kelompokmu!

BAB VI. Pengaruh Kepadatan Populasi
Terhadap Lingkungan

Standar Kompetensi:
 Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem
Kompetensi Dasar:
 Memprediksi pengaruh kepadatan populasi manusia terhadap lingkungan.
Indikator:
 Peserta didik mampu memprediksi pengaruh populasi manusia terhadap lingkungan.
Semua kebutuhan manusia dipasok dari lingkungan yang merupakan sumber daya alam.Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang dapat diperoleh dari lingkungan untuk keperluan manusia. Semakin meningkat jumlah popolasi semakin banyak sumber daya alam yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Contoh: kebutuhan pangan, kebutuhan air bersih, kebutuhan udara bersih dan kebutuhan lainnya. Apabila jumlah populasi meningkat akan timbul berbagai masalah, misalnya kepadatan arus lalu Lintas yang mengakibatkan udara terjadi pencemaran, banyak lahan pertanian dijadikan pemukiman penduduk akibatnya terjadi perkampungan yang kumuh, dan ahkirnya air bersih ikut menjadi permasalahan. Apabila hal ini dibiarkan maka akan terjadi penurunan kwalitas lingkungan yang nantinya juga akan merusak lingkungan. Untuk itu dibutuhkan manusia-manusia yang sadar lingkungan.
Beberapa hal yang mempengaruhi populasi manusia, yaitu:
1. Kelahiran atau natalitas, kepadatan populasi akan bertambah. Angka kelahiran diperoleh menghitung jumlah kelahiran hidup tiap 1000 penduduk per tahun.
2. Kematian atau mortalitas, kepadatan populasi akan berkurang.
Angka kematian diperoleh menghitung jumlah kematian tiap 1000 penduduk per tahun.
3. Imigrasi, adanya penduduk yang datang akan menambah kepadatan populasi.
4. Emigrasi, adanya penduduk yang pindah atau pergi akan mengurangi kepadata populasi.

Tugas Individu
Carilah gambar mengenai akibat populasi manusia yang meningkat berdampak pada kerusakan lingkungan dan berilah solusinya dari permasalahan tersebut. Kemudian bacakan di depan kelas.

BAB VII Pengelolaan Lingkungan

Kompetensi Dasar:
 Mengaplikasikan peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Standar Kompetensi:
 Memahami saling ketergantungan dalam ekosistem
Indikator:
 Peser ta didik mampu memahami peran manusia dalam pengelolaan lingkungan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Jika pada ekosistem yang kamu pelajari melibatkan manusia pada lingkungan, manusia berperan sebagai bagian dari komponen biotik dan peran manusia ini besar sekali pengaruhnya terhadap kwalitas lingkungan. Kita sudah sering mendengar kerusakan hutan, pemcemaran sungai, laut, tanah dan udara disebabkan oleh perilaku manusia yang memanfaatkan kekayaan alam dan kurang menyadari akan kerusakan lingkungan yang akan ditimbulkannya. Karena ulah manusia kualitas lingkungan dapat menurun dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup manusia di masa datang.
Pengaruh pencemaran dan cara mengatasinya, yaitu:
1. Pencemaran air
Tanda-tanda pencemaran air dapat lihat secara:
a. Fisis, yaitu pada kejernihan air, perubahan suhu, perubahan rasa, dan perubahan warna air.
b. Kimia, yaitu adanya zat kimia yang terlarut dan perubahan pH.
c. Biologi, yaitu, adanya mikroorganisme di dalam air tersebut.
Akibat pencemaran air:
a. Zat yang memperkaya perairan sehingga merangsang pertumbuhan mikroorganisme.
Limbah yang terkandung dalam air dapat membusuk sehingga pada air menimbulkan bau yang tidak sedap. Akibatnya kadar oksigen dalam air berkurang sehingga mengganggu makhluk hidup air lainnya. Sampah organik pada air akan mengalami penguraian melepaskan nitrat dan fosfat yang merangsang mikroorganisme seperti ganggang akan tumbuh subur sehingga akan menutupi ekosistem air. Peristiwa ini disebut eutrofikasi.
b. Zat-zat yang bersifat racun akan membunuh organisme yang hidup di air Zat yang bersifat racun contohnya pestisida yang penggunaannya secara berlebihan sisanya dapat sampai lingkungan air. Karena sisa pertisida itu sulit diuraikan oleh mikroorganisme. Hal ini akan memyebabkan turunnya kandungan oksigen dalam air tersebut Dampak penggunaan pestisida disebut biological magnification yaitu pelipatgandaan bahan pencemar pada organisme dari organisme tingkat rendah ke organisme tingkat tinggi dengan kadar polutannya juga semakin tinggi.
Bagaimanakah upaya yang ditempuh untuk mengatasi pencemaran air?
Upaya mengatasi pencemaran air dilakukan sebagai berikut:
a. Pengelola industri wajib membuat unit pengelolaan limbah (UPL).
b. Menggunakan pupuk buatan dan pestida sesuai dengan dosis yang dianjurkan.
c. Di rumah tangga wajib membuat unit pengelolaan sederhana.
2 . Pencemaran udara
Yang menyebabkan terjadinya pencemaran udara antara lain: asap kendaraan, asap cerobong pabrik, dan instalasi nuklir atau percobaan nuklir.
Akibat pencemaran udara:
a. Meningkatnya suhu bumi karena efek rumah kaca yaitu meningkatnya kadar karbondioksida, yang dikenal dengan pemanasan global
b. Gangguan pernafasan dan penyakit paru-paru.
c. Terjadinya hujan asam akibat asap yang menggunakan bahan bakar fosil.
Hujan asam adalah hujan yang keasaman air melebihi air hujan yang tidak kena polusi. Dampak dari hujan asam ini mengakibatkan tanah menjadi kurang subur, merusak tanaman dan pH air turun.
d. Rusaknya lapisan ozon . Dampaknya tidak akan tersaringnya sinar ultraviolet oleh lapisan ozon sehingga kulit mudah terbakar, timbul kanker kulit, lensa mata mudah terkena katarak, fotosintesis terganggu. Untuk memperlambat rusaknya lapisan ozon dengan cara mengurangi pemakaian bahan bakar minyak, penghentian CFC pada almari pendingin.
Bagaimanakah upaya yang dilakukan untuk mengatasi pencemaran udara?
Upaya mengatasi pencemaran udara dilakukan sebagai berikut:
a. Pabrik yang mengeluaran asap membuat cerobong asap yang tinggi agar gas pencemarnya keluar ke lingkungan berbaur dengan angin.
b. Lokasi pabrik sebaiknya jauh dari pemukiman.
c. Melakukan reboisasi untuk mengurangi kadar karbondioksida di udara.
3 . Pencemaran tanah
Penyebab pencemaran tanah karena adanya sampah-sampah yang tidak dapat diuraikan, seperti plastik, kaleng, dan kaca. Akibat pencemaran tanah: kesuburan tanah menurun dan pertumbuhan tanaman terganggu.
Upaya mengatasi pencemaran tanah, antara lain :
a. Melakukan daur ulang sampah yang tidak dapat diuraikan oleh mikroorganime.
b. Memisahkan sampah plastik dengan non plastik. Sampah non plastik ditimbun dijadikan
humus.
c. Jangan membuang sampah di sembarang tempat.
Selain pengaruh pencemaran lingkungan, kerusakan hutan juga mempengaruhi kualitas lingkungan hidup. Beberapa penyebab terjadinya kerusakan hutan, yaitu:
a. Berladang yang berpindah-pindah.
b. Penebangan kayu secara liar.
Akibat kerusakan hutan :
a. Kondisi kesuburan tanah menurun.
b. Air tanah berkurang.
c. Peningkatan suhu tubuh.
d. Flora dan fauna terancam.
Upaya mengatasi kerusakan hutan:
a. Masyarakat harus sadar akan dampak yang ditimbulkan akibat kerusakan hutan.
b. Meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memelihara hutan dan tidak melakukan penebangan liar.
c. Melakukan tindakan yang memotivasi warga untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan hidup
d. Menetapkan peraturan-peraturan tentang yang mengatur penebangan hutan.
e. Mengadakan pengawasan, pengendalian, dan pengelolaan hutan.
f. Mengeluarakan undang–undang tentang lingkungan hidup. Misalnya Undang-undang No.4 tahun 1982 tentang Pokok-Pokok Pengelolaan Lingkungan hidup.

Rangkuman

1. Ekosistem merupakan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan.
2. Komponen ekosistem ada dua macam yaitu komponen biotik yang terdiri dari makhluk hidup dan komponen abiotik yang terdiri dari benda mati.
3. Kompenen biotik terdiri dari produsen, konsumen, dan pengurai.
4. Produsen adalah organisme yang dapat membuat makanan sendiri. Yaitu tumbuhan hijau.
5. Konsumen adalah pemakan yang terdiri herbivora pemakan tumbuhan, karnivora pemakan daging, dan omnivora pemakan segalanya.
6. Organisme yang dapat membuat makanan sendiri disebut autotrof, dan yang tidak dapat membuat makanan sendiri disebut heterotrof.
7. Satuan-satuan dalam ekosistem terdiri dari individu, populasi, komunitas ,ekosistem dan biosfer.
8. Populasi makhluk hidup dapat mengalami perubahan karena kelahiran/pendatang, kematian/pergi.
9. Ada beberapa hubungan antar kompenen ekosistem yaitu hubungan antara kompenen biotik dan abiotik dan kompenen biotik dengan biotik
10. Hubungan antara komponen biotik dengan biotik terjadi pada jaring-jaring makanan, rantai makanan dan piramida makanan serta arus energi.
11. Pengaruh kepadatan populasi manusia terhadap lingkungan, apabila populasi manusia meningkat maka akan timbul dapak pada lingkungan yang akan menyebabkan kwalitas lingan akan menurun dan akhirnya akan merusak lingkungan. Oleh karena tiu manusai sangat berperan dalam pengelolaan lingkungan untuk megatasi kerusakan lingkungan.
12. Kerusakan lingkungan karena ada beberapa pencemaran, misalnya pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah serta kerusakan hutan.
Pengayaan :
Fotosintesis dapat diartikan dipersatukan oleh cahaya. Dalam proses fotosintesis daun menyerap cahaya matahari sebagi sumber energi. Kemudian energi akan digunakan untuk membentuk glukosa dan air melalui reaksi gelap dan reaksi terang yang dikenal dengan reaksi krebs

UJI KOMPETENSI BAB IV, V, VI, dan VII
A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar, dengan memberikan
tanda silang (x) pada huruf a, b, c atau d!
1. Berikut yang termasuk komponen abiotik adalah ….
a. batu, tanah, air,udara c. air, ulat, udara, tanah
b. batu, air, semut, udara d. semut , ulat, kecoa, ular
2. Tumbuhan dapat membuat makanan sendiri melalui fotosintesis dengan bantuan ….
a. sinar matahari b. Semut c. ulat d. tanah
3. Satu makhluk hidup tunggal di dalam suatu lingkungan disebut ….
a. ekosistem c. habitat
b. individu d. biosfer
4. Sekumpulan makhluk hidup yang sejenis pada suatu tempat disebut ….
a. komonitas c. habitat
b. biosfer d. populasi
5. Kumpulan berbagai ekosistem di permukaan bumi disebut ….
a. biosfer c. ekologi
b. komunitas d. ekosistem
6. Hewan yang makan tumbuhan langsung disebut ….
a. produsen c. pengurai
b. konsumen d. dekompuser
7. Bakteri dalam ekosistem berperan sebagai….
a. produsen b. konsumen c. pengurai d. abiotik
8. Tumbuhan hijau yang tergolong autotrof, sebab ….
a. dapat membuat makanan sendiri
b. tidak dapat membuat makanan sendiri
c. hidup menempel pada makhluk hidup lain
d. hidup mengambil makanan makhluk hidup lain
9. Tumbuhan heterotrof adalah ….
a. anggrek b. jamur c. lumut d. paku
10. Dalam sutu ekosistem terdapat tikus, kucing, rumput, jamur, bakteri. Organisme yang sangat tergantung pada konsumen adalah ….
a. tikus, kucing c. rumput, jamur
b. kucing, rumput d. jamur, bakteri
11. Berikut ini perpindahan energi yang benar adalah ….
a. matahari – herbivora – karnivora – omnivora
b. matahari – produsen – konsumen I – konsumen II
c. produsen – karnivora – herbivora – matahari
d. produsen – matahari – konsumen – produsen
12. Prediksi penyebab munculnya penyakit kolera pada populasi penduduk yang padat dan ….
a. tersedia makanan yng terbatas c. udara bersih terbatas
b. tempat tinggal yang terbatas d. air bersih yang terbatas
13. Salah satu sumber pencemaran tanah adalah ….
a. sampah b. kebakaran hutan c. bahan bakar d. plastik
14. Tindakan untuk menjaga hutan dan kerusakan lingkungan adalah….
a. menembak pemburu c. memberlakukan undang-undang
b. lomba berburu d. menganti tanaman semusim
15. Faktor berikut yang merupakan batasan banyaknya populasi manusia adalah .…
a. jumlah makan yang diproduksi c. jumlah populasi
b. jumlah tempat tinggal d. persediaan makanan
16. Pembuangan sampah yang sembarangan dapat mengakibatkan banjir. Banjir terjadi karena ….
a. plastik sukar membusuk c. tidak ada bakteri pembusuk
b. sampah menyumbat d. tanah longsor
17. Berikut ini fungsi hutan, kecuali ….
a. sebagai sumber energi c. sebagai tempat rekreasi
b. sebagai tempat menyimpan air d. sebagai sumber bencana
18. Suatu zat disebut polutan apabila memenuhi syarat berikut, kecuali….
a. jumlahnya melebihi normal c. tempat tidak semestinya
b. tidak merugikan d. berada waktu yang tidak tepat
19. Berkaitan dengan pencemaran udara, program reboisasi bertujuan untuk ….
a. memperindah kota c. supaya lingkungan teduh
b. lingkungan menjadi indah d. mengurangi karbondioksida
20. Tali putri merupakan contoh tumbuhan heterotrof karena ….
a. mempunyai klorofil c. hidup menempel
b. tidak mempunyai klorofil d. dapat membuat makanan sendiri

B. Isilah titik-titik di bawah ini!
1. Air, udara, sinar matahari disebut komponen….
2. Organisme autrotof membuat makanan melalui proses ….
3. Organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri disebut ….
4. Peristiwa makan dan dimakan dengan urutan tertentu disebut ….
5. Yang berperan sebagai pengurai adalah ….
6. Tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa adalah sifat fisis ….
7. Seluruh ekosistem di bumi disebut ….
8. Terperangkapnya panas bumi oleh lapisan gas bumi disebut ….
9. Asap kendaraan menyebabkan pencemaran….
10. Lapisan tanah terbawa air ketika hujan disebut ….
C. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat!
1. Jelaskan perbedaan organisme autotrof dan heterotrof!
2. Jelaskan hubungan antara komponen biotik dan abiotik!
3. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan populasi!
4. Sebutkan 3 macam pencemaran dan jelaskan cara penanggulanginya!
5. Jelaskan pengaruh peningkatan populasi terhadap kerusakan
lingkungan!
6. Buatlah jaring–jaring makanan yang terdiri dari tiga rantai makanan!
7. Gambarkan siklus air!
8. Jelaskan terjadinya hujan asam dan sebutkan dampak terhadap
lingkungan!
9. Jelaskan penyebab pencemaran udara!
10. Bagaimana cara mengatasi kerusakan hutan!

Uji Kompetensi Komprehensif

A. Pilihlah salah satu jawaban yang paling benar, dengan memberikan
tanda silang (x) pada huruf a, b, c atau d!
1. Bagian mikroskop yang berfungsi sebagai penghubung lensa obyektif dengan lensa okuler adalah….
a. diafragma b. kodensator c. revolver d. tubus
2. Cahaya terang namun bayangan tidak jelas. Supaya bayangan jelas yang dilakukan adalah ….
a. memutar makrometer c. mengatur kodensator
b. putar makrometer d. mengatur sinar
3. Salah satu ciri makhluk hidup yang berfungsi untuk melestarikan jenisnya adalah ….
a. reproduksi b. bernafas c. bergerak d. tumbuh
4. Tumbuhan putri malu akan menutup daunnya pada saat disentuh. Hal ini menunjukkan bahwa tumbuhan….
a. dapat bereaksi c. dapat beradaptasi
b. dapat bergerak d. dapat peka terhadap rangsang
5. Bagian mikroskop yang berfungsi untuk memperbesar bayangan obyek adalah ….
a. lensa okuler dan obyektif c. lensa okuler dan tubus
b. lensa obyektif dan tubus d. lensa okuler dan cermin
6. Salah satu peraturan laboratorium adalah ….
a. buanglah zat komia yang telah lama dan tak berlabel
b. bila selaesai kegiatan kembalikan alat–alat pada tempatnya
c. lakukan kegiatan di laboratorium dengan beramai–ramai
d. simpanlah zat kimia di tempat yang tinggi
7. Pertolongan pertama bila kulit terkena percikan asam klorida adalah ….
a. olesi dengan salep c. balut luka dengan pembalut
b. beri betadine d. bilas air sebanyak–banyaknya
8. Suatu hipotesa dapat disusun bila seseorang melakukan ….
a. eksperimen c. mengumpulkan data
b. merumuskan masalah d. menarik kesimpulan
9. Sikap di bawah ini yang termasuk sikap ilmiah adalah ….
a. menyesuaikan data hasil eksperimen dengan data secara teoritis
b. melaporkan data sebenarnya sebagai hasil eksperimen
c. mengubah data agar lebih sesuai dengan hasil yang sebenarnya
d. memanipulasi data agar hasilnya baik
10. Pernyataan di bawah ini yang termasuk data kualitatif adalah ….
a. beratnya 50 kg c. tingginya mencapai 10 m
b. permukaannya licin d. diameternya 14 cm
11. Daun tumbuhan paku yang dapat menghasilkan spora disebut daun yang …
a. steri b. hidup c. besar d. fertile
12. Tumbuhan paku dapat hidup melekat pada pohon lain. Cara hidup seperti ini disebut …
a. epifit b. saprofit c. parasit d. inang
13. Berikut ini termasuk dalam kelompok tumbuhan tidak berpembuluh kecuali…
a. ganggang b. tumbuhan paku
c. lumut d. jamur
14. Benang-benang halus berwarna putih yang terdapat pada cendawan adalah …
a. spora c. sporangaium
b. rizoid d. hifa
15. Kelompok tumbuhan biji terbuka adalah …
a. kacang tanah, jagung, jambu mete b. pakis haji, mlinjo, pinus
c. kacang tanah, mlinjo, pinus d. pakis haji, jambu mete, jagung
16. Pembuahan biji terbuka yang umumnya dijadikan tanaman hias adalah …
a. pakis haji b. tusam c. mlinjo d. damar
17. Kerangka hewan berpori dapat dimanfaatkan untuk ….
a. penggosok pakaian c. spons mandi
b. pengosok kulit d. vas bunga
18. Burung termasuk hewan berdarah panas, artinya ….
a. suhu tubuh mengikuti suhu lingkungan
b. suhu tubuh lebih tinggi dari suhu lingkungan
c. meskipun suhu lingkungan berubah, suhu tubuhnya tetap
d. mempunyai kemampuan adaptasi terhadap lingkungan
19. Diantara hewan berikut yang rangkanya berupa rangka dalam adalah ….
a. belalang dan kupu-kupu c. katak dan kadal
b. lebah dan labah-labah d. kumbang dan kala
20. Pada waktu terbang burung lebih efektif bernafas dengan menggunakan ….
a. paru-paru buku c. pundi-pundi hawa
b. insang dan paru-paru d. paru buku dan pundi hawa
21. Rhizopoda adalah hewan bersel satu yang bergerak dengan .…
a. kaki semu b. kaki tabung c. bulu getar d. bulu cambuk
22. Cacing yang dapat dimakan manusia adalah ….
a. Planaria dan Palolo c. Palolo da Filaria
b. Palolo dan Wawo d. Wawo dan Filaria
23. Proses pernafasan pada organisme disebut .…
a. ekspirasi b. respirasi c. inpirasi d. ekresi
24. Alat pernafasan yang sesuai adalah .…
a. ikan trakea b. katak insang c. burung paru–paru d. tikus trakea
25. Alat gerak ikan adalah .…
a. insang b. Sirip c. kaki d. badan

26. Jika tumbuhan putri malu disentuh daun akan mengatup maka tumbuhan ini melakukan .…
a. ekskresi b. respirasi c. iritabilita d. reproduksi
27. Tumbuhan hijau mendapatkan makanan dari ….
a. orang lain b. tumbuhan lain c. hewan lain d. memask sendiri
28. Proses bertambah besar dan tidak dapat kembali ke semula disebut ….
a. pertumbuhan b. perkembangan c. berkembangbiak d. regulasi
29. Bakteri dalam ekosistem berperan sebagai….
a. produsen b. ponsumen c. pengurai d. abiotik
30. Tumbuhan hijau yang tergolong autotrof, sebab ….
a. dapat membuat makanan sendiri
b. tidak dapat membuat makanan sendiri
c. hidup menempel pada makhluk hidup lain
d. hidup menagambil makanan makhluk hidup lain
31. Tumbuhan heterotrof adalah ….
a. anggrek b. jamur c. lumut d. paku
32. Dalam sutu ekosistem terdapat tikus, kucing, rumput, jamur, bakteri. Organisme yang sangat tergantung pada konsumen adalah ….
a. tikus, kucing b. kucing, rumput c. rumput, jamur d. jamur, bakteri
33. Berikut ini perpindahan energi yang benar adalah ….
a. matahari – herbivora – karnivora – omnivore
b. matahari – produsen – konsumen I – konsumen II
c. produsen – karnivora – herbivora – matahari
d. produsen – matahari – konsumen – produsen
34. Prediksi penyebab munculnya penyakit kolera pada populasi penduduk yang padat dan ….
a. tersedia makanan yng terbatas c. udara bersih terbatas
b. tempat tinggal yang terbatas d. air bersih yang terbatas
35. Salah satu sumber pencemaran tanah adalah ….
a. sampah b. kebakaran hutan c. bahan baker d. plastik
36. Tindakan untuk menjada hutan dan kerusakan lingkungan adalah ….
a. menembak pemburu c. memberlakukan undang-undang
b. lomba berburu d. menganti tanaman semusim

37. Faktor berikut yang merupakan batasan banyaknya populasi manusia adalah .…
a. jumlah makan yang diproduksi c. jumlah populasi
b. jumlah tempat tinggal d. persediaan makanan
38. Pembuangan sampah yang sembarangan dapat mengakibatkan banjir. Banjir terjadi karena ….
a. plastik sukar membusuk c. tidak ada bakteri pembusuk
b. sampah menyumbat d. tanah longsor
39. Tumbuhan hijau yang tergolong autotrof, sebab ….
a. dapat membuat makanan sendiri
b. tidak dapat membuat makanan sendiri
c. hidup menempel pada makhluk hidup lain
d. hidup mengambil makanan makhluk hidup lain
40. Tumbuhan heterotrof adalah ….
a. anggrek b. jamur c. lumut d. paku
41. Dalam suatu ekosistem terdapat tikus, kucing, rumput, jamur, bakteri. Organisme yang sangat tergantung pada konsumen adalah ….
a. tikus, kucing c. rumput, jamur
b. kucing, rumput d. jamur, bakteri
42. Berikut ini perpindahan energi yang benar adalah ….
a. matahari – herbivora – karnivora – omnivore
b. matahari – produsen –konsumen I – konsumen II
c. produsen – karnivora – herbivora – matahari
d. produsen – matahari – konsumen – produsen
43. Prediksi penyebab munculnya penyakit kolera pada populasi penduduk yang padat dan ….
a. tersedia makanan yang terbatas c. udara bersih terbatas
b. tempat tinggal yang terbatas d. air bersih yang terbatas
44. Salah satu sumber pencemaran tanah adalah ….
a. sampah b. kebakaran hutan c. bahan bakar d. plastik
45. Tindakan untuk menjaga hutan dan kerusakan lingkungan adalah ….
a. menembak pemburu c. memberlakukan undang-undang
b. lomba berburu d. menganti tanaman semusim
B. Isilah titik-titik di bawah ini!
1. Data yang didapat dengan alat ukur disebut ….
2. Bagian mikroskop yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya ke obyek adalah ….
3. Untuk mempertahankan jenisnya makhluk hidup harus ….
4. Untuk mempertahankan bibit unggul agar tidak punah didirikan ….
5. Alga yang digunakan untuk membuat agar–agar adalah ….
C. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan tepat!
1. Dalam melakukan kerja ilmiah sangat diperlukan sikap ilmiah dan menggunkan metode ilmiah. Tuliskan 5 metode ilmiah!
2. Sebutkan 3 aturan laboratorium di sekolahmu!
3. Jelaskan pengaruh peningkatan populasi terhadap kerusakan alam!
4. Jelaskan penyebab pencemaran udara!
5. Tuliskan urutan kerja ilmiah!
Daftar Pustaka

Rifai, M.A. 2003. Kamus Biologi. Jakarta : Balai Pustaka.

Prawirohartono, S dan Sutarmi, S. 1991. Biologi SMA. Jakarta : Erlangga.

Winatasasmita, D dan Sukarno. 1993. Biologi SMU. Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Teguh S. dan Ismawati, E. Ilmu Pengetahuan Alam 1 untuk SMP/MTs/ kelas VII. Jakarta : Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, 2008.

Glossarium

Epidermis
Kulit luar
• Kromosom
Benang–benang pembawa warna
• Meristem
Jaringan muda yang selalu membelah
• Parenkim
Jaringan tak berspesialisasi
• Pembuluh floem
Mengangkut air dan garam-garam mineral dari akar ke daun
• Pembuluh xilem
Mengangkut hasil fotosintesis dari daun ke seluruh tubuh
• Etiolasi
Pertumbuhan yangcepat pada tempat yang gelap
• Dorman
Keadaan tidur
270 Ilmu Pengetahuan Alam – Kelas VII SMP/MTs
• Gen
Unit terkecil pewarisan sifat
• Hormon
Zat yang dihasilkan tubuh untuk membantu pertumbuhan
• Irreversible
Tidak dapat kembali ke keadaan semula
• Suhu Optimum
Suhu yang sesuai
• Angiospermae
Tumbuhan biji tertutup
• Animalia
Dunia hewan
• Bryophyta
Kelompok tumbuhan lumut
• Eukariotik
Inti sel diselaputi membrane
• Gametofit
Tumbuhan yang menghasilkan sel kelamin
• Hifa
Lembaran seperti benang berwarna putih pada jamur
• Rizoid
Semacam akar yang berfungsi sebagai alat pelekat dan penyerap air
• Abiotik
Benda tak hidup
• Autotrof
Organisme yang mampu membuat makanan sendiri
• Biotik
Makhluk hidup
• Biosfer
Kumpulan ekosisten di permukaan bumi
• Dekompuser
Organisme pengurai
• Emigrasi
Penduduk yang pindah ke suatu negara
• Heterotrof
Organisme yang tidak dapat membuat makanan sendiri
• Herbivora
Hewan pemakan tumbuhan
Ilmu Pengetahuan Alam – Kelas VII SMP/MTs 271
• Individu
Makhluk hidup tunggal
• Imigrasi
Penduduk yang datang dari negara lain
• Jaring – jaring makanan
Rangkaian peristiwa makan dan dimakan
• Karnivora
Hewan pemakan daging
• Komunitas
Kumpulan populasi yang berbeda-beda pada suatu tempat
• Mortalitas
Angka kematian
• Natalitas
Angka kelahiran
• Omnivora
Hewan pemakan segalanya
• Populasi
Kumpulan beberapa individu yang sejenis dan menepati suatu tempat
tertentu
• Rantai makanan
Peristiwa makan dan dimakan

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

pesan

PESAN ROSULLULLAH DALAM MENYAMBUT RHAMADHAN
Temans, Rasulullah menyampai pesan khusus Ramadhan kepada ummatnya, semoga bisa menjadi bekal dan renungan kita dalam menyambut dan menghiasi hari hari kita di dalam bulan mulia ini:
Wahai manusia! Sungguh telah datang pada kalian bulan Allah dengan membawa berkah rahmat dan maghfirah.
Bulan yang paling mulia disisi Allah.
Hari-harinya adalah hari-hari yang paling utama.
Malam-malamnya adalah malam-malam yang paling utama.
Jam demi jamnya adalah jam-jam yang paling utama.
Inilah bulan ketika kamu diundang menjadi tamu Allah dan dimuliakan oleh-NYA.
Di bulan ini nafas-nafasmu menjadi tasbih, tidurmu ibadah, amal-amalmu diterima dan doa-doamu diijabah.
Bermohonlah kepada Allah Rabbmu dengan niat yang tulus dan hati yang suci agar Allah membimbingmu untuk melakukan shiyam dan membaca Kitab-Nya.
Celakalah orang yang tidak mendapat ampunan Allah di bulan yang agung ini.
Kenanglah dengan rasa lapar dan hausmu di hari kiamat.
Bersedekahlah kepada kaum fuqara dan masakin.
Muliakanlah orang tuamu, sayangilah yang muda, sambungkanlah tali persaudaraanmu, jaga lidahmu, tahan pandanganmu dari apa yang tidak halal kamu memandangnya dan pendengaranmu dari apa yang tidak halal kamu mendengarnya.
Kasihilah anak-anak yatim, niscaya dikasihi manusia anak-anak yatimmu.
Bertaubatlah kepada Allah dari dosa-dosamu.
Angkatlah tangan-tanganmu untuk berdoa pada waktu shalatmu karena itulah saat-saat yang paling utama ketika Allah Azza wa Jalla memandang hamba-hamba-Nya dengan penuh kasih; Dia menjawab mereka ketika mereka menyeru-Nya, menyambut mereka ketika mereka memanggil-Nya dan mengabulkan doa mereka ketika mereka berdoa kepada-Nya.
Wahai manusia! Sesungguhnya diri-dirimu tergadai karena amal-amalmu, maka bebaskanlah dengan istighfar. Punggung-punggungmu berat karena beban (dosa) mu, maka ringankanlah dengan memperpanjang sujudmu.
Ketahuilah! Allah ta’ala bersumpah dengan segala kebesaran-Nya bahwa Dia tidak akan mengazab orang-orang yang shalat dan sujud, dan tidak akan mengancam mereka dengan neraka pada hari manusia berdiri di hadapan Rabb al-alamin.
Wahai manusia! Barang siapa di antaramu memberi buka kepada orang-orang mukmin yang berpuasa di bulan ini, maka di sisi Allah nilainya sama dengan membebaskan seorang budak dan dia diberi ampunan atas dosa-dosa yang lalu. (Sahabat-sahabat lain bertanya: “Ya Rasulullah! Tidaklah kami semua mampu berbuat demikian.”
Rasulullah meneruskan: “Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan sebiji kurma. Jagalah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan seteguk air.”
Wahai manusia! Siapa yang membaguskan akhlaknya di bulan ini ia akan berhasil melewati sirathol mustaqim pada hari ketika kai-kaki tergelincir.
Siapa yang meringankan pekerjaan orang-orang yang dimiliki tangan kanannya (pegawai atau pembantu) di bulan ini, Allah akan meringankan pemeriksaan-Nya di hari kiamat.
Barangsiapa menahan kejelekannya di bulan ini, Allah akan menahan murka-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barang siapa memuliakan anak yatim di bulan ini, Allah akan memuliakanya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barang siapa menyambungkan tali persaudaraan (silaturahmi) di bulan ini, Allah akan menghubungkan dia dengan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya. Barang siapa memutuskan kekeluargaan di bulan ini, Allah akan memutuskan rahmat-Nya pada hari ia berjumpa dengan-Nya.
Barangsiapa melakukan shalat sunat di bulan ini, Allah akan menuliskan baginya kebebasan dari api neraka. Barangsiapa melakukan shalat fardu baginya ganjaran seperti melakukan 70 shalat fardu di bulan lain.
Barangsiapa memperbanyak shalawat kepadaku di bulan ini, Allah akan memberatkan timbangannya pada hari ketika timbangan meringan.
Barangsiapa di bulan ini membaca satu ayat Al-Quran, ganjarannya sama seperti mengkhatam Al-Quran pada bulan-bulan yang lain.
Wahai manusia! Sesungguhnya pintu-pintu surga dibukakan bagimu, maka mintalah kepada Tuhanmu agar tidak pernah menutupkannya bagimu.
Pintu-pintu neraka tertutup, maka mohonlah kepada Rabbmu untuk tidak akan pernah dibukakan bagimu. Setan-setan terbelenggu, maka mintalah agar ia tak lagi pernah menguasaimu. Amirul mukminin k.w. berkata: “Aku berdiri dan berkata: “Ya Rasulullah! Apa amal yang paling utama di bulan ini?” Jawab Nabi: “Ya Abal Hasan! Amal yang paling utama di bulan ini adalah menjaga diri dari apa yang diharamkan Allah”.
Wahai manusia! sesungguhnya kamu akan dinaungi oleh bulan yang senantiasa besar lagi penuh keberkahan, yaitu bulan yang di dalamnya ada suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan; bulan yang Allah telah menjadikan puasanya suatu fardhu, dan qiyam di malam harinya suatu tathawwu’.”
“Barangsiapa mendekatkan diri kepada Allah dengan suatu pekerjaan kebajikan di dalamnya, samalah dia dengan orang yang menunaikan suatu fardhu di dalam bulan yang lain.”
“Ramadhan itu adalah bulan sabar, sedangkan sabar itu adalah pahalanya surga. Ramadhan itu adalah bulan memberi pertolongan ( syahrul muwasah ) dan bulan Allah memberikan rizqi kepada mukmin di dalamnya.”
“Barangsiapa memberikan makanan berbuka seseorang yang berpuasa, adalah yang demikian itu merupakan pengampunan bagi dosanya dan kemerdekaan dirinya dari neraka. Orang yang memberikan makanan itu memperoleh pahala seperti orang yang berpuasa tanpa sedikitpun berkurang.”
Para sahabat berkata, “Ya Rasulullah, tidaklah semua kami memiliki makanan berbuka puasa untuk orang lain yang berpuasa. Maka bersabdalah Rasulullah saw, “Allah memberikan pahala kepada orang yang memberi sebutir kurma, atau seteguk air, atau sehirup susu.”
“Dialah bulan yang permulaannya rahmat, pertengahannya ampunan dan akhirnya pembebasan dari neraka. Barangsiapa meringankan beban dari budak sahaya (termasuk di sini para pembantu rumah) niscaya Allah mengampuni dosanya dan memerdekakannya dari neraka.”
“Oleh karena itu banyakkanlah yang empat perkara di bulan Ramadhan; dua perkara untuk mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan dua perkara lagi kamu sangat menghajatinya.”
“Dua perkara yang pertama ialah mengakui dengan sesungguhnya bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan mohon ampun kepada-Nya . Dua perkara yang kamu sangat memerlukannya ialah mohon surga dan perlindungan dari neraka.”
“Barangsiapa memberi minum kepada orang yang berbuka puasa, niscaya Allah memberi minum kepadanya dari air kolam-Ku dengan suatu minuman yang dia tidak merasakan haus lagi sesudahnya, sehingga dia masuk ke dalam surga.” (HR. Ibnu Huzaimah).
Temans, sebegitu mulianya bulan Ramadhan di mata Rasulullah, sampai beliau bersabda :
“Seandainya seluruh orang tau betapa besar arti bulan ramadhan ini maka seluruh orang akan meminta semua bulan adalah bulan Ramadhan”
Marilah kita sambut Bulan Suci Ramadhan dengan hati yang bersih , niat yang tulus untuk berpuasa dan melaksanakan amaliah Ramadhan lainnya dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh dengan mengharap balasan pahala dari Allah SWT.
“Ya Allah begitu besar rahmat dan hidayah-Mu… Begitu indah bulan ramadahan-Mu… Semoga Engkau masih berkenan memberiku waktu untuk menikmati bulan penuh berkah-Mu ini… amin………..”

SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA 1429 H

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

NABI ADAM A.S

NABI ADAM AS

Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dan tumbuh – tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya, bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.

Kekhawatiran Para Malaikat.

Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu,disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.: “Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami,padahal kami selalu bertasbih, bertahmid, melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya,sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu.”

Allah berfirman, menghilangkan kekhuatiran para malaikat itu:
“Aku mengetahui apa yang kamu tidak ketahui dan Aku sendirilah yang mengetahui hikmat penguasaan Bani Adam atas bumi-Ku.Bila Aku telah menciptakannya dan meniupkan roh kepada nya,bersujudlah kamu di hadapan makhluk baru itu sebagai penghormatan dan bukan sebagai sujud ibadah,karena Allah s.w.t. melarang hamba-Nya beribadah kepada sesama makhluk-Nya.”
Kemudian diciptakanlah Adam oleh Allah s.w.t.dari segumpal tanah liat,kering dan lumpur hitam yang berbentuk.Setelah disempurnakan bentuknya ditiupkanlah roh ciptaan Tuhan ke dalamnya dan berdirilah ia tegak menjadi manusia yang sempurna

.
Iblis Membangkang.

Iblis membangkang dan enggan mematuhi perintah Allah seperti para malaikat yang lain,yang segera bersujud di hadapan Adam sebagai penghormatan bagi makhluk Allah yang akan diberi amanat menguasai bumi dengan segala apa yang hidup dan tumbuh di atasnya serta yang terpendam di dalamnya.Iblis merasa dirinya lebih mulia,lebih utama dan lebih agung dari Adam,karena ia diciptakan dari unsur api,sedang Adam dari tanah dan lumpur.Kebanggaannya dengan asal usulnya menjadikan ia sombong dan merasa rendah untuk bersujud menghormati Adam seperti para malaikat yang lain,walaupun diperintah oleh Allah.

Tuhan bertanya kepada Iblis:”Apakah yang mencegahmu sujud menghormati sesuatu yang telah Aku ciptakan dengan tangan-Ku?”
Iblis menjawab:”Aku adalah lebih mulia dan lebih unggul dari dia.Engkau ciptakan aku dari api dan menciptakannya dari lumpur.”
Karena kesombongan,kecongkakan dan pembangkangannya melakukan sujud yang diperintahkan,maka Allah menghukum Iblis dengan mengusir dari syurga dan mengeluarkannya dari barisan malaikat dengan disertai kutukan dan laknat yang akan melekat pd.dirinya hingga hari kiamat.Di samping itu ia dinyatakan sebagai penghuni neraka.

Iblis dengan sombongnya menerima dengan baik hukuman Tuhan itu dan ia hanya mohon agar kepadanya diberi kesempatan untuk hidup kekal hingga hari kebangkitan kembali di hari kiamat.Allah meluluskan permohonannya dan ditangguhkanlah ia sampai hari kebangkitan,tidak berterima kasih dan bersyukur atas pemberian jaminan itu,bahkan sebaliknya ia mengancam akan menyesatkan Adam,sebagai sebab terusirnya dia dari syurga dan dikeluarkannya dari barisan malaikat,dan akan mendatangi anak-anak keturunannya dari segala sudut untuk memujuk mereka meninggalkan jalan yang lurus dan bersamanya menempuh jalan yang sesat,mengajak mereka melakukan maksiat dan hal-hal yang terlarang,menggoda mereka supaya melalaikan perintah-perintah agama dan mempengaruhi mereka agar tidak bersyukur dan beramal soleh.

Kemudian Allah berfirman kepada Iblis yang terkutuk itu:
“Pergilah engkau bersama pengikut-pengikutmu yang semuanya akan menjadi isi neraka Jahanam dan bahan bakar neraka.Engkau tidak akan berdaya menyesatkan hamba-hamba-Ku yang telah beriman kepada Ku dengan sepenuh hatinya dan memiliki aqidah yang mantap yang tidak akan tergoyah oleh rayuanmu walaupun engkau menggunakan segala kepandaianmu menghasut dan memfitnah.”

Pengetahuan Adam Tentang Nama-Nama Benda.

Allah hendak menghilangkan anggapan rendah para malaikat terhadap Adam dan menyakinkan mereka akan kebenaran hikmat-Nya menunjuk Adam sebagai penguasa bumi,maka diajarkanlah kepada Adam nama-nama benda yang berada di alam semesta,kemudian diperagakanlah benda-benda itu di depan para malaikat seraya:”Cubalah sebutkan bagi-Ku nama benda-benda itu,jika kamu benar merasa lebih mengetahui dan lebih mengerti dari Adam.”
Para malaikat tidak berdaya memenuhi tentangan Allah untuk menyebut nama-nama benda yang berada di depan mereka.Mereka mengakui ketidak-sanggupan mereka dengan berkata:”Maha Agung Engkau! Sesungguhnya kami tidak memiliki pengetahuan tentang sesuatu kecuali apa yang Tuhan ajakan kepada kami.Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana.”

Adam lalu diperintahkan oleh Allah untuk memberitahukan nama-nama itu kepada para malaikat dan setelah diberitahukan oleh Adam,berfirmanlah Allah kepada mereka:”Bukankah Aku telah katakan padamu bahawa Aku mengetahui rahsia langit dan bumi dan mengetahui apa yang kamu lahirkan dan apa yang kamu sembunyikan.”

Adam Menghuni Syurga.

Adam diberi tempat oleh Allah di syurga dan baginya diciptakanlah Hawa untuk mendampinginya dan menjadi teman hidupnya,menghilangkan rasa kesepiannya dan melengkapi keperluan fitrahnya untuk mengembangkan keturunan. Menurut cerita para ulamat Hawa diciptakan oleh Allah dari salah satu tulang rusuk Adam yang disebelah kiri diwaktu ia masih tidur sehingga ketika ia terjaga,ia melihat Hawa sudah berada di sampingnya.ia ditanya oleh malaikat:”Wahai Adam! Apa dan siapakah makhluk yang berada di sampingmu itu?”

Berkatalah Adam:”Seorang perempuan.”Sesuai dengan fitrah yang telah diilhamkan oleh Allah kepadanya.”Siapa namanya?”tanya malaikat lagi.”Hawa”,jawab Adam.”Untuk apa Tuhan menciptakan makhluk ini?”,tanya malaikat lagi.
Adam menjawab:”Untuk mendampingiku,memberi kebahagian bagiku dan mengisi keperluan hidupku sesuai dengan kehendak Allah.”

Allah berpesan kepada Adam:”Tinggallah engkau bersama isterimu di syurga,rasakanlah kenikmatan yang berlimpah-limpah didalamnya,rasailah dan makanlah buah-buahan yang lazat yang terdapat di dalamnya sepuas hatimu dan sekehendak nasfumu.Kamu tidak akan mengalami atau merasa lapar,dahaga ataupun letih selama kamu berada di dalamnya.Akan tetapi Aku ingatkan janganlah makan buah dari pohon ini yang akan menyebabkan kamu celaka dan termasuk orang-orang yang zalim.Ketahuilah bahawa Iblis itu adalah musuhmu dan musuh isterimu,ia akan berusaha membujuk kamu dan menyeret kamu keluar dari syurga sehingga hilanglah kebahagiaan yang kamu sedang nikmat ini.”

Iblis Mulai Beraksi.

Sesuai dengan ancaman yang diucapkan ketika diusir oleh allah dari Syurga akibat pembangkangannya dan terdorong pula oleh rasa iri hati dan dengki terhadap Adam yang menjadi sebab sampai ia terkutuk dan terlaknat selama-lamanya tersingkir dari singgahsana kebesarannya.Iblis mulai menunjukkan rancangan penyesatannya kepada Adam dan Hawa yang sedang hidup berdua di syurga yang tenteram, damai dan bahagia.

Ia menyatakan kepada mereka bahawa ia adalah kawan mereka dan ingin memberi nasihat dan petunjuk untuk kebaikan dan mengekalkan kebahagiaan mereka.Segala cara dan kata-kata halus digunakan oleh Iblis untuk mendapatkan kepercayaan Adam dan Hawa bahawa ia betul-betul jujur dalam nasihat dan petunjuknya kepada mereka.Ia membisikan kepada mereka bahwa.larangan Tuhan kepada mereka memakan buah-buah yang ditunjuk itu adalah karena dengan memakan buah itu mereka akan menjelma menjadi malaikat dan akan hidup kekal.Diulang-ulangilah bujukannya dengan menunjukkan akan harumnya bau pohon yang dilarang indah bentuk buahnya dan lazat rasanya.Sehingga pada akhirnya termakanlah bujukan yang halus itu oleh Adam dan Hawa dan dilanggarlah larangan Tuhan.

Allah mencela perbuatan mereka itu dan berfirman yang bermaksud: “Tidakkah Aku mencegah kamu mendekati pohon itu dan memakan dari buahnya dan tidakkah Aku telah ingatkan kamu bahawa syaitan itu adalah musuhmu yang nyata.”
Adam dan Hawa mendengar firman Allah itu sedarlah ia bahawa mereka telah terlanggar perintah Allah dan bahawa mereka telah melakukan suatu kesalahan dan dosa besar.Seraya menyesal berkatalah mereka:”Wahai Tuhan kami! Kami telah menganiaya diri kami sendiri dan telah melanggar perintah-Mu karena terkena bujukan Iblis.Ampunilah dosa kami karena nescaya kami akan tergolong orang-orang yang rugi bila Engkau tidak mengampuni dan mengasihi kami.”

Adam dan Hawa Diturunkan Ke Bumi.

Allah telah menerima taubat Adam dan Hawa serta mengampuni perbuatan pelanggaran yang mereka telah lakukan hal mana telah melegakan dada mereka dan menghilangkan rasa sedih akibat kelalaian peringatan Tuhan tentang Iblis sehingga terjerumus menjadi mangsa bujukan dan rayuannya yang manis namun berancun itu.

Adam dan Hawa merasa tenteram kembali setelah menerima pengampunan Allah dan selanjutnya akan menjaga jangan sampai tertipu lagi oleh Iblis dan akan berusaha agar pelanggaran yang telah dilakukan dan menimbulkan murka dan teguran Tuhan itu menjadi pengajaran bagi mereka berdua untuk lebih berhati-hati menghadapi tipu daya dan bujukan Iblis yang terlaknat itu.Harapan untuk tinggal terus di syurga yang telah pudar karena perbuatan pelanggaran perintah Allah,hidup kembali dalam hati dan fikiran Adam dan Hawa yang merasa kenikmatan dan kebahagiaan hidup mereka di syurga tidak akan terganggu oleh sesuatu dan bahawa redha Allah serta rahmatnya akan tetap melimpah di atas mereka untuk selama-lamanya.Akan tetapi Allah telah menentukan dalam takdir-Nya apa yang tidak terlintas dalam hati dan tidak terfikirkan oleh mereka. Allah s.w.t.yang telah menentukan dalam takdir-nya bahawa bumi yang penuh dengan kekayaan untuk dikelolanya,akan dikuasai kepada manusia keturunan Adam memerintahkan Adam dan Hawa turun ke bumi sebagai benih pertama dari hamba-hambanya yang bernama manusia itu.Berfirmanlah Allah kepada mereka:”Turunlah kamu ke bumi sebagian daripada kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain kamu dapat tinggal tetap dan hidup disan sampai waktu yang telah ditentukan.”

Turunlah Adam dan Hawa ke bumi menghadapi cara hidup baru yang jauh berlainan dengan hidup di syurga yang pernah dialami dan yang tidak akan berulang kembali.Mereka harus menempuh hidup di dunia yang fana ini dengan suka dan dukanya dan akan menurunkan umat manusia yang beraneka ragam sifat dan tabiatnya berbeda-beda warna kulit dan kecerdasan otaknya.Umat manusia yang akan berkelompok-kelompok menjadi suku-suku dan bangsa-bangsa di mana yang satu menjadi musuh yang lain saling bunuh-membunuh aniaya-menganianya dan tindas-menindas sehingga dari waktu ke waktu Allah mengutus nabi-nabi-Nya dan rasul-rasul-Nya memimpin hamba-hamba-Nya ke jalan yang lurus penuh damai kasih sayang di antara sesama manusia jalan yang menuju kepada redha-Nya dan kebahagiaan manusia di dunia dan akhirat.

Kisah Adam dalam Al-Quran.

Al_Quran menceritakan kisah Adam dalam beberapa surah di antaranya surah Al_Baqarah ayat 30 sehingga ayat 38 dan surah Al_A’raaf ayat 11 sehingga 25

Pengajaran Yang Terdapat Dari Kisah Adam.

Bahawasanya hikmah yang terkandung dalam perintah-perintah dan larangan-larangan Allah dan dalam apa yang diciptakannya kadangkala tidak atau belum dapat dicapai oelh otak manusia bahkan oleh makhluk-Nya yang terdekat sebagaimana telah dialami oleh para malaikat tatkala diberitahu bahawa Allah akan menciptakan manusia – keturunan Adam untuk menjadi khalifah-Nya di bumi sehingga mereka seakan-akan berkeberatan dan bertanya-tanya mengapa dan untuk apa Allah menciptakan jenis makhluk lain daripada mereka yang sudah patuh rajin beribadat, bertasbih, bertahmid dan mengagungkan nama-Nya.

Bahawasanya manusia walaupun ia telah dikurniakan kecergasan berfikir dan kekuatan fizikal dan mental ia tetap mempunyai beberapa kelemahan pada dirinya seperti sifat lalai, lupa dan khilaf. Hal mana telah terjadi pada diri Nabi Adam yang walaupun ia telah menjadi manusia yang sempurna dan dikurniakan kedudukan yang istimewa di syurga ia tetap tidak terhindar dari sifat-sifat manusia yang lemah itu.Ia telah lupa dan melalaikan peringatan Allah kepadanya tentang pohon terlarang dan tentang Iblis yang menjadi musuhnya dan musuh seluruh keturunannya, sehingga terperangkap ke dalam tipu daya dan terjadilah pelanggaran pertama yang dilakukan oleh manusia terhadap larangan Allah.

Bahawasanya seseorang yang telah terlanjur melakukan maksiat dan berbuat dosa tidaklah ia sepatutnya berputus asa dari rahmat dan ampunan Tuhan asalkan ia sedar akan kesalahannya dan bertaubat tidak akan melakukannya kembali.Rahmat allah dan maghfirah-Nya dpt mencakup segala dosa yang diperbuat oleh hamba-Nya kecuali syirik bagaimana pun besar dosa itu asalkan diikuti dengan kesedaran bertaubat dan pengakuan kesalahan.
Sifat sombong dan congkak selalu membawa akibat kerugian dan kebinasaan.Lihatlah Iblis yang turun dari singgahsananya dilucutkan kedudukannya sebagai seorang malaikat dan diusir oleh Allah dari syurga dengan disertai kutukan dan laknat yang akan melekat kepada dirinya hingga hari Kiamat karena kesombongannya dan kebanggaaannya dengan asal-usulnya sehingga ia menganggap dan memandang rendah kepada Nabi Adam dan menolak untuk sujud menghormatinya walaupun diperintahkan oleh Allah s.w.t.
DI POST

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar

NABI DAN ROSUL

NABI DAN ROSUL

Nabi dan Rasul adalah manusia-manusia pilihan yang bertugas memberi petunjuk kepada manusia tentang keesaan Allah SWT dan membina mereka agar melaksanakan ajaran-Nya. Ciri-ciri mereka dikemukakan dalam Al-Qur’an,

“… ialah orang-orang yang menyampaikan risalah-risalah Allah. Mereka takut kepada-Nya dan mereka tiada takut kepada seorang (pun) selain kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pembuat perhitungan.” (Q.S. Al Ahzab : 39).

Perbedaan antara Nabi dan Rasul adalah : seorang Nabi menerima wahyu dari Allah SWT untuk dirinya sendiri, sedangkan Rasul menerima wahyu dari Allah SWT guna disampaikan kepada segenap umatnya. Para Nabi dan Rasul mempunyai 4 sifat wajib dan 4 sifat mustahil, serta satu sifat jaiz, yaitu :

1.Shiddiq (benar), Mustahil ia Kizib (dusta).

2.Amanah (dapat dipercaya), mustahil Khianat (curang).

3.Tabliqh (Menyampaikan wahyu kepada umatnya), Mustahil Kitman (menyembunyikan Wahyu).

4.Fathonah (Pandai/cerdas), Mustahil Jahlun (Bodoh).

5.Bersifat jaiz yaitu Aradhul Basyariyah (sifat-sifat sebagaimana manusia).

Di dunia ini telah banyak Nabi dan Rasul telah diturunkan, tetapi yang wajib diketahui oleh umat Islam adalah sebanyak 25 Nabi dan Rasul, yaitu :

Nabi Adam as

Nabi Idris as

Nabi Nuh as

Nabi Huud as

Nabi Shaleh as

Nabi Ibrahim as

Nabi Ismail as

Nabi Luth as

Nabi Ishaq as

Nabi Ya’qub as

Nabi Yusuf as

Nabi Syu’aib as

Nabi Ayyub as

Nabi Dzulkifli as

Nabi Musa as

Nabi Harun as

Nabi Daud as

Nabi Sulaiman as

Nabi Ilyas as

Nabi Ilyasa as

Nabi Yunus as

Nabi Zakaria as

Nabi Yahya as

Nabi Isa as

Nabi Muhammad saw

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan komentar